Konten dari Pengguna

2 Khutbah Jumat Maulid Nabi 2026 yang Penuh Hikmah

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi khutbah jumat maulid nabi 2026. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi khutbah jumat maulid nabi 2026. Foto: Pexels

Maulid Nabi menjadi momen untuk kembali mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak mulia yang diajarkannya. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh setiap 12 Rabiul Awal, yang pada tahun ini bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026.

Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga kerap disampaikan dalam khutbah Jumat sebagai pengingat agar ajaran dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi yang membutuhkan referensi, simak beberapa contoh khutbah Jumat Maulid Nabi 2026 berikut ini.

Khutbah Jumat Maulid Nabi 2026

Ilustrasi khutbah jumat maulid nabi 2026. Foto: Pexels

Dihimpun dari buku Koleksi Khutbah Jum'at Inspiratif untuk Pemula dan Umum: 40 Khutbah Pilihan & Hari Raya karya Abdul Azis Muslim serta 55 Khutbah Dua Id dan Hari-Hari Besar Islam karya Azhar Adam Abdurrohman, berikut beberapa contoh khutbah Jumat bertema Maulid Nabi.

Contoh Khutbah 1: Pelajaran dari Maulid Nabi

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَفَقَنَا لِأَدَاءِ أَفْضَلِ الْعِبَادَاتِ وَأَوْقَفَنَا عَلَى كَيْفِيَةِ اكْتِسَابِ

أَكْمَلِ السَّعَادَاتِ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ رَبُّ الْأَرْضِيْنَ وَالسَّمَاوَاتِ وَأَشْهَدُ أَن َّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الْمُوَيَّدُ بِأَفْضَلِ الْآيَاتِ وَالْمُعْجِزَاتِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ بِحَسَبِ تَعَاقُبِ الْأَوْقَاتِ وَالسَّاعَاتِ ( أَمَّا بَعْدُ ) فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُونَ اتَّقُوا اللَّهَ حَق َّ تُقَاتِهِ عَلَى مَمَرِّ الدُّهُورِ وَالْأَوْقَاتِ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أَسْرَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ

وَذَكَر َ اللَّهَ كَثِيرًا

Jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah SWT,

Tanpa terasa, kita telah memasuki bulan Rabiul Awal, bulan yang mulia bagi umat Islam. Pada bulan ini lahir sosok yang menjadi teladan bagi seluruh umat manusia, yaitu Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang setelah Rasulullah SAW wafat. Bahkan, hingga kini peringatan tersebut masih dilakukan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia. Setiap memasuki bulan Maulid, banyak umat Islam menyambutnya dengan berbagai kegiatan keagamaan Sebenarnya apa yang menyebabkan mereka begitu antusias?

Jamaah rahimakumullah,

Ada sejumlah hikmah yang dapat diambil dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di antaranya adalah:

1. Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Teladan

Peringatan Maulid Nabi dapat menjadi kesempatan untuk semakin mengenal Rasulullah SAW serta menjadikannya sebagai figur teladan yang mengisi pikiran, hati, dan pandangan hidup kita.

2. Menguatkan iman

Hikmah berikutnya ialah memperkuat iman serta kecintaan kepada Rasulullah SAW dan Allah SWT. Ketaatan kepada Rasulullah SAW merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah SWT. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an Surah An-Nisa ayat 80:

مَنْ يُّطِعِ الرَّسُوْلَ فَقَدْ اَطَاعَ اللّٰهَۚ وَمَنْ تَوَلّٰى فَمَآ اَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيْظًاۗ

"Siapa yang menaati Rasul (Muhammad), maka sungguh telah menaati Allah. Siapa yang berpaling, maka Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad) sebagai pemelihara mereka"

3. Mengikuti Budi Pekerti Rasulullah SAW

Maulid Nabi juga dapat menjadi pengingat untuk meneladani budi pekerti Rasulullah SAW. Beliau memiliki akhlak yang mulia sehingga patut dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ahzab ayat 21:

لَقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِىۡ رَسُوۡلِ اللّٰهِ اُسۡوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنۡ كَانَ يَرۡجُوا اللّٰهَ وَالۡيَوۡمَ الۡاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيۡرًا ؕ‏

Artinya: "Sungguhlah telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu dan bagi orang-orang yang berharap (Rahmat) Allah pada hari kiamat dan banyak mengingat Allah."

4. Mengharapkan Syafaat Rasulullah SAW

Hikmah lainnya ialah menumbuhkan harapan untuk mendapatkan syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat. Salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat diwujudkan dengan memperbanyak sholawat, membaca Al- Qur'an, mengucapkan kalimat tauhid dengan ikhlas, dan sebagainya.

Jamaah Jum'ah yang dimuliakan oleh Allah SWT,

Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari peringatan-peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan dapat menerapaknkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin Ya Rabbal Alamiin.

Contoh Khutbah 2: Akhlak Nabi sebagai Pedoman dalam Kehidupan

الْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنَهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورٍ أَنفُسِنَا وَمِنْ سَيِّنَاتٍ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِي لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن َّ سَيَّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ صَلَّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيَّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

أَوْصِيكُمْ وَنَفْسِيَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَانَ الْمُتَّقُونَ.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Kita hidup pada zaman yang oleh sebagian ulama disebut sebagai zaman fitnah. Berbagai persoalan moral semakin mudah ditemukan, kejujuran melemah, amanah diabaikan, fitnah dan ujaran kebencian menjadi biasa, kehormatan diinjak-injak, sementara hawa nafsu diagungkan.

Dalam kondisi seperti ini, umat membutuhkan teladan yang dapat menjadi pedoman. Salah satu teladan terbaik yang telah Allah SWT berikan kepada umat manusia adalah akhlak Nabi Muhammad SAW. Dalam Syarh as-Sunnah, Imam al-Baghawi menegaskan:

قَالَ الإِمَامُ البَغَوِيُّ رَحِمَهُ اللَّهُ:

أَفْضَلُّ النَّاسِ مَنْ تَخَلَقَ بِأَخْلَاقِ النَّبِيِّ عللهِ وَاقْتَدَى بِهِ فِي سِيرَتِهِ »

Artinya: "Sebaik-baik manusia adalah yang berakhlak dengan akhlak Nabi dan meneladani perjalanan hidup beliau."

Karena itu, persoalannya bukan sekadar seberapa sering memuji Nabi Muhammad SAW. Hal yang lebih penting yaitu sejauh mana akhlak beliau telah kita terapkan dalam kehidupan. Rasulullah SAW datang tak hanya membawa syariat, tetapi juga menunjukkan keindahan akhlak sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang baik.

Maka persoalannya bukan sekadar memuji Nabi, tetapi apakah kita sudah meneladani beliau. Nabi datang tak hanya membawa syariat, tetapi membawa keindahan akhlak sebagai fondasi masyarakat. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا يُعِثْتُ لِأَتَمَّمَ مَكَارِمَ الأَخْلَاقِ ،

Artinya: "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak."

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Akhlak Rasulullah SAW perlu dihidupkan dalam berbagai lingkungan bermasyarakat untuk menghadapi berbagai permasalahan moral, di antaranyata:

  • Di tengah krisis kejujuran, Nabi mengajarkan sidiq (kejujuran).

  • Di tengah krisis amanah, Nabi menanamkan amanah.

  • Di tengah maraknya permusuhan, Nabi mengajarkan rahmah.

  • Di tengah kebiasaan membalas dendam, Nabi mengajarkan maaf dan kasih sayang.

Jika akhlak Rasulullah SAW benar-benar diterapkan dalam kehidupan, maka korupsi akan hilang, fitnah akan padam, keluarga akan rukun, masyarakat akan bersatu, dan umat akan kembali dihormati. Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 2 Contoh Proposal Acara Maulid Nabi Muhammad SAW

(SA)