Konten dari Pengguna

5 Contoh Jawaban Motivasi Kerja Saat Interview yang Dapat Dijadikan Referensi

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh jawaban motivasi kerja. Foto: Vitaly Gariev/Pexels.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh jawaban motivasi kerja. Foto: Vitaly Gariev/Pexels.com.

Tekanan interview atau wawancara kerja sering kali membuat kandidat merasa gugup dan khawatir. Dampaknya, kandidat akhirnya melontarkan jawaban dengan tidak yakin atau keliru.

Karena itulah penting untuk melakukan persiapan secara matang agar proses tanya-jawab berjalan lancar. Dengan persiapan, kandidat bisa lebih mantap menjawab pertanyaan-pertanyaan tricky, seperti misalnya "Apa motivasi kerja Anda?"

Lantas, apa jawaban yang tepat untuk pertanyaan semacam itu? Simak artikel ini untuk mengetahui contoh jawaban motivasi kerja.

5 Contoh Jawaban Motivasi Kerja

Ilustrasi contoh jawaban motivasi kerja. Foto: Bia Limova/Pexels.com.

Mengutip dari laman Indeed dan BetterUp, berikut contoh jawaban motivasi kerja ketika wawancara:

1. Contoh Jawaban untuk Bidang Penjualan

Kepuasan saat berhasil mengatasi hambatan telah menjadi motivator terbesar saya dalam peran-peran sebelumnya. Sebagai contoh, matematika bukanlah mata pelajaran yang paling saya kuasai, namun saya memutuskan untuk mengambil mata kuliah kalkulus saat kuliah. Dengan melakukan hal itu, saya berhasil membuktikan kepada diri sendiri bahwa saya mampu menyelesaikannya.

Mata kuliah tersebut tidaklah mudah dan saya harus sering begadang untuk belajar, tetapi pada akhirnya saya berhasil lulus. Rasa pencapaian yang muncul saat berhasil menuntaskan tujuan yang menantang inilah yang mendorong saya untuk meniti karier di bidang penjualan.

2. Contoh Jawaban untuk Digital Marketer

Sebagai seorang digital marketer, saya selalu termotivasi oleh proyek-proyek kreatif dan kerja sama tim. Saya merasa sangat puas saat bisa melihat langsung dampak dari upaya saya untuk hasil akhir penjualan.

Salah satu hal yang saya sukai dari peran saya sebelumnya adalah menyaksikan hasil dari kerja keras tim dalam berbagai kampanye dan proyek, serta melihat bagaimana prospek yang kami bina akhirnya menjadi pelanggan yang puas. Memimpin kampanye mulai dari tahap gagasan hingga peluncuran adalah salah satu alasan utama mengapa saya sangat antusias untuk melamar posisi ini.

3. Contoh Jawaban untuk Bidang Keperawatan

Ilustrasi contoh jawaban motivasi. Foto: Pexels: Pexels.com/Startup stcok phots.

Saya merasa termotivasi dalam pekerjaan karena tahu bahwa saat menyelesaikan giliran kerja, saya telah memberikan dampak positif bagi kehidupan pasien dan keluarga mereka. Melihat senyum di wajah mereka serta menyaksikan perkembangan kondisi mereka membuat saya selalu bersemangat untuk berangkat kerja. Itulah alasan saya menjadi perawat, dan itulah sebabnya saya ingin meniti karier di bidang keperawatan.

3. Contoh Jawaban untuk Advertising

Saya ingin melakukan pekerjaan yang memiliki tujuan jelas dan berorientasi pada dampak nyata. Saat meninjau portofolio klien, jenis kampanye yang Anda hasilkan serta kasus yang Anda tangani, saya melihat adanya fokus pada penyampaian cerita, sehingga akhirnya mampu membangun hubungan dengan pelanggan sekaligus brand.

Di pekerjaan sebelumnya, saya berhasil menjalankan berbagai kampanye untuk klien, tetapi budayanya terlalu berorientasi pada penyelesaian tugas semata, sebelum kemudian beralih ke klien berikutnya. Saya ingin berada di lingkungan yang lebih menghargai pekerjaan.

4. Contoh Jawaban untuk Konsultan

Saya melamar sebagai konsultan karena termotivasi untuk membantu berbagai bagian dalam organisasi dalam mencapai tujuan bersama. Saya menikmati dinamika peran sebagai penghubung antara klien dan tim pengembangan internal, lalu membantu kedua belah pihak mewujudkan visi mereka.

Saya telah mengelola puluhan proyek yang sukses dalam beberapa tahun terakhir, dan saya bangga dengan kemampuan dalam mendorong tim untuk menyeimbangkan antara kreativitas dan hal-hal praktis.

Itulah beberapa jawaban terkait motivasi yang dapat disesuaikan dengan posisi serta pengalaman Anda. Yang terpenting adalah jujur dan miliki kemampuan memahami diri sendiri, sehingga mampu menyampaikan pengalaman-pengalaman yang dimiliki dengan lebih baik.

Baca Juga: 20 Jawaban Interview Alasan Resign karena Lingkungan Toxic dan Tipsnya

(MFT)