Konten dari Pengguna

Apakah Ioniq 5 Bisa Parkir Paralel? Ini Penjelasannya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Media drive Hyundai IONIQ 6 dan Hyundai IONIQ 5 Jakarta-Bali, 2-6 Oktober 2023. Foto: dok. HMID
zoom-in-whitePerbesar
Media drive Hyundai IONIQ 6 dan Hyundai IONIQ 5 Jakarta-Bali, 2-6 Oktober 2023. Foto: dok. HMID

Konten kreator sekaligus food vlogger ternama, Aa' Juju, tengah viral setelah Hyundai Ioniq 5 yang baru dibelinya mengalami masalah. Dalam video yang dibagikan, terdapat masalah teknis terkait parkir paralel dari mobil listrik asal Korea Selatan tersebut.

Masalah tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait apakah mobil listrik (EV) bisa diparkir secara paralel dan tak mengganggu sistem kelistrikannya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apakah Ioniq 5 Bisa Parkir Paralel?

Hyundai Ioniq 5. Foto: Hyundai

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 tidak disarankan diparkir paralel dalam waktu lama karena posisi transmisi Netral (N) membuat sistem kelistrikan tetap aktif. Berikut beberapa penjelasan terkait penyebab dan risiko yang membuat mobil listrik Hyundai Ioniq 5 bisa mengalami masalah saat diparkir paralel:

Aki 12 Volt Terkuras Saat Parkir Paralel

Hyundai IONIQ 5 dapat mengalami masalah jika diparkir dalam posisi netral dalam waktu lama. Kondisi ini dapat terjadi karena daya aki 12 Volt terus terkuras.

Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aam Muharam, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi karena sistem komputer dan shifter elektronik tetap aktif saat transmisi berada di posisi netral atau (N).

"Jangan kelamaan karena jika dalam waktu lama posisi (N) di mana sistem komputer dan shifter elektronik terus aktif, dapat menguras daya aki kecil (12V) hingga habis total. Ini berimbas ke sistem kelistrikan lainnya," jelasnya pada Kamis (20/8), dikutip dari kumparanOTO.

Sistem Kelistrikan IONIQ 5 Tetap Aktif di Posisi Netral

Hal serupa juga dijelaskan dalam Buku Manual Hyundai IONIQ 5 halaman 594, Bab 8 bagian 20. Saat transmisi berada di posisi netral (N) dan kelistrikan kendaraan hendak dimatikan, tombol Start/Stop akan berada pada posisi ACC.

Artinya, sistem kelistrikan kendaraan masih tetap aktif dalam kondisi tersebut. Jika mobil dibiarkan dalam waktu lama, daya pada aki 12 Volt pun dapat terus terkuras.

Posisi Netral pada EV Ditujukan untuk Kondisi Darurat

Sementara itu, Pendiri EV Safe sekaligus dosen di National Battery Research Institute, Mahaendra Gofar, menjelaskan bahwa posisi netral pada mobil listrik pada dasarnya digunakan untuk kondisi darurat. Salah satu fungsinya adalah untuk melepaskan parking brake agar kendaraan dapat dipindahkan.

"Sebenarnya mobil EV tidak bisa merilis parking brake dan posisi (N). Itu sebenarnya buat emergency karena di luar negeri tidak boleh parking loss seperti itu. Makanya kalau isu itu namanya towing mode," ungkapnya.

Mahaendra menambahkan, persoalan tersebut tidak hanya terjadi pada mobil listrik. Kendaraan yang menggunakan electronic shifter juga memiliki karakter serupa karena perpindahan posisi gigi tidak lagi sepenuhnya mengandalkan sistem mekanis.

Mobil Tetap Menggunakan Daya saat Towing Mode

Dalam kondisi towing mode, ada beberapa hal yang membuat sistem kelistrikan mobil tetap menggunakan daya dari aki 12 Volt, di antaranya:

  • Dalam kondisi normal, mobil akan otomatis berada di posisi parkir atau (P) saat sistem dimatikan.

  • Saat posisi (N) dipertahankan melalui towing mode, sistem elektronik tetap aktif untuk menjaga transmisi tetap berada di posisi tersebut.

  • Komponen elektronik yang masih aktif terus mengambil daya dari aki 12 Volt.

  • Selama towing mode aktif, baterai utama mobil listrik akan diisolasi sehingga tidak dapat mengisi kembali aki 12 Volt.

  • Karena itu, posisi netral pada mobil listrik tidak ditujukan untuk parkir paralel dalam waktu lama.

Baca Juga: Viral Hyundai IONIQ 5 Parkir Paralel Lama Bikin Aki Tekor, Begini Penjelasannya

(ANB)