Konten dari Pengguna

Bagaimana Penyusunan Informasi dalam Teks Eksplanasi? Ini Langkah-langkahnya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana penyusunan informasi dalam teks eksplanasi. Foto: Cathryn Lavery/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana penyusunan informasi dalam teks eksplanasi. Foto: Cathryn Lavery/Unsplash

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik akan mempelajari teks eksplanasi. Menurut buku Metamorfosis Teks Eksplanasi dalam Kehidupan oleh Rizka Desriana, dkk., teks eksplanasi bertujuan menyampaikan informasi berdasarkan fakta agar pembaca memahami suatu peristiwa secara logis dan runtut.

Karena berisi informasi faktual, penyusunan informasi dalam teks eksplanasi harus dilakukan secara sistematis. Dengan susunan yang tepat, pembaca dapat mengikuti alur penjelasan dan memahami isi teks dengan lebih mudah.

Pertanyaannya, bagaimana penyusunan informasi dalam teks eksplanasi? Simak langkah-langkahnya di artikel ini!

Bagaimana Penyusunan Informasi dalam Teks Eksplanasi?

Ilustrasi bagaimana penyusunan informasi dalam teks eksplanasi. Foto: Quilia/Unsplash

Mengutip buku Model-model Pembelajaran Kreatif dan Berpikir Kritis di Sekolah Dasar oleh Fahrurrozi, dkk., berikut langkah-langkah penyusunan informasi dalam teks eksplanasi:

1. Menentukan Topik

Langkah pertama dalam penyusunan informasi pada teks eksplanasi adalah menentukan topik yang akan dibahas. Pastikan topik yang dipilih telah dipahami dengan baik agar informasi yang disampaikan akurat, jelas, dan mudah dijelaskan kepada pembaca.

2. Menentukan Alasan Teks Eksplanasi Tersebut Dibuat

Setelah memilih topik, tentukan alasan atau tujuan penyusunan teks eksplanasi. Langkah ini membantu penulis mengenali target pembaca sehingga penggunaan bahasa dan gaya penulisan dapat disesuaikan dengan audiens.

3. Mengumpulkan Informasi dari Berbagai Sumber

Sebagaimana diketahui bahwa teks eksplanasi memuat informasi faktual, sehingga penulis perlu mengumpulkan data dari berbagai sumber yang tepercaya. Hal ini penting untuk memastikan isi teks akurat dan lengkap.

4. Menyusun Diagram Makalah

Sebelum mulai menulis, buatlah kerangka atau diagram sebagai panduan. Kerangka tersebut berisi poin-poin utama yang akan dikembangkan menjadi teks utuh, mulai dari bagian pembuka, rangkaian penjelasan, hingga penutup atau simpulan.

5. Menyusun Teks Eksplanasi

Setelah kerangka selesai disusun, langkah terakhir adalah mengembangkan setiap poin menjadi teks eksplanasi yang utuh. Pastikan isi tulisan tersusun secara runtut, logis, dan mudah dipahami sehingga tujuan penyampaian informasi dapat tercapai.

Baca Juga: Keteladanan yang Dapat Diambil dari Teks Biografi Biasanya Berupa Apa?

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Ilustrasi menulis teks. Foto: Kelly Sikkema/Unsplash

Berdasarkan karya ilmiah berjudul Sruktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi dalam Unggah Instagram Radar Cirebon serta Pemanfaatnya sebagai Bahan Ajar di SMA Kelas XI oleh Ajeng Iranda, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, berikut ini kaidah kebahasaan yang digunakan dalam teks eksplanasi:

  • Berfokus pada hal yang bersifat umum, bukan pada tokoh atau partisipan manusia tertentu.

  • Menggunakan istilah ilmiah yang sesuai dengan topik pembahasan agar informasi lebih akurat dan objektif.

  • Menggunakan kata sambung yang menunjukkan sebab-akibat, seperti karena, sehingga, akibatnya, dan oleh sebab itu,

  • Menjelaskan suatu fenomena atau proses, bukan menceritakan peristiwa yang terjadi di masa lalu.

  • Menggunakan konjungsi urutan atau sekuen, seperti kemudian, selanjutnya, setelah itu, dan akhirnya.

(NSF)