Konten dari Pengguna

Contoh Kesepakatan Kelas SD yang Dapat Dijadikan Acuan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kesepakatan SD. Foto: Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kesepakatan SD. Foto: Shutterstock.

Ketika memasuki tahun ajaran baru, para murid harus beradaptasi kembali dengan kelas baru dan sering kali teman baru pula. Demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, umumnya masing-masing kelas akan membuat kesepakatan di awal pembelajaran.

Kesepakatan ini dibuat bersama setelah berdiskusi dengan seluruh anggota kelas, termasuk wali kelas. Kesepakatan yang telah ditentukan harus ditaati bersama, dan bagi pelanggar akan mendapat konsekuensi.

Hal ini umum dilakukan di berbagai jenjang pendidikan, termasuk di Sekolah Dasar (SD). Lantas, seperti apa contoh kesepakatan kelas SD? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Contoh Kesepakatan Kelas SD

Ilustrasi kesepakatan kelas SD. Foto: egi daki/Pexels.com.

Jenjang pendidikan SD merupakan fase awal seorang anak dalam mengembangkan karakter. Agar proses pembentukkan karakter semakin optimal, diperlukan kedisiplinan. Nilai ini dapat ditanamkan dengan berbagai cara, salah satunya melalui kesepakatan kelas.

Perlu diingat, kesepakatan kelas dapat berubah dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Merujuk dokumen unggahan Jadid Beckham di Scribd, berikut beberapa contoh kesepakatan kelas SD yang dapat dijadikan acuan untuk membuatnya:

  1. Datang tepat waktu

  2. Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran

  3. Dilarang makan saat pembelajaran

  4. Aktif dalam kegiatan pembelajaran

  5. Mendengarkan penjelasan dari guru

  6. Meminta maaf jika melakukan kesalahan

  7. Tidak boleh merusak fasilitas sekolah

  8. Jika tidak masuk harus membawa surat izin

  9. Menaati peraturan sekolah

  10. Menghormati guru dan seluruh warga sekolah lainnya

  11. Menjalankan piket sesuai jadwal yang telah ditentukan

  12. Memakai seragam lengkap dengan sopan dan rapi

  13. Menjaga kebersihan lingkungan kelas dan sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya

  14. Menerapkan 4 kata ajaib, yaitu maaf, tolong, terima kasih, permisi

  15. Saling menghargai teman dengan segala perbedaannya

  16. Jika berhalangan hadir, beri pemberitahuan dengan seizin dan sepengetahuan orang tua

  17. Memberi bimbingan dan contoh baik untuk adik kelas

  18. Izin ke toilet hanya 1 orang, secara bergantian

  19. Saat istirahat, keluar kelas menggunakan sepatu

  20. Membawa HP hanya jika diperintahkan guru.

Tujuan Kesepakatan Kelas SD

Ilustrasi kesepakatan kelas SD. Foto: Shuttertsock.

Kesepakatan kelas SD dibuat dengan tujuan membentuk kedisiplinan seluruh anggota kelas. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan seluruh murid dapat lebih tertib dalam menjalani aktivitas di sekolah.

Kesepakatan ini juga diadakan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Maka dari itu, penting bagi setiap kelas untuk membuat kesepakatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Contoh Konsekuensi Pelanggaran

Murid yang sengaja melanggar kesepakatan sebaiknya diberi konsekuensi. Dengan demikian, seluruh anggota kelas lebih termotivasi untuk taat pada peraturan yang telah disepakati bersama.

Konsekuensi dari pelanggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak memberatkan anggota kelas. Selain itu, sesuaikan pula dengan jenis pelanggaran yang dilakukan. Semakin besar pelanggarannya, semakin berat pula konsekuensinya. Berikut beberapa contoh konsekuensi yang dapat dijadikan acuan:

  • Peringatan lisan

  • Pindah tempat duduk

  • Hukuman menulis

  • Mendapat waktu tambahan setelah jam pelajaran

  • Catatan pelangaran

  • Menyelesaikan tugas tambahan

  • Penyitaan ponsel

  • Tugas membersihkan kelas

  • Penurunan nilai

  • Denda disiplin

  • Dikeluarkan dari kelas

  • Panggilan kepada orang tua

Baca juga: 8 Yel-Yel MPLS 2026 untuk Anak SD yang Seru dan Bikin Semangat

(MFT)