Debat Darah Indonesia Agnez Mo, Ternyata Bangsa Indonesia dari Afrika
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perdebatan terkait darah Indonesia Agnez Mo masih menjadi topik hangat hari ini. Agnez Mo mengatakan jika ia bukan orang Indonesia asli, ia katakan hal ini diwawancarai oleh Media AS di Build Series New York yang tayang di Youtube pada Jumat, 22 November lalu.
Tapi jika ditelusuri mengenai nenek moyang atau leluhur orang Indonesia, hampir tidak ada yang merupakan orang Indonesia 'asli'. Biasanya semuanya adalah keturunan dari berbagai ras dan nenek moyang hingga kini.
Menurut hasil riset yang dipublikasikan dalam pameran "ASOI: Asal Usul Orang Indonesia" di Museum Nasional, Jakarta, pada Oktober lalu (15/10). Beberapa tokoh seperti Ariel Noah, Najwa Shihab dan Budiman Sudjatmiko juga merupakan orang-orang keturunan.
Ariel contohnya, merupakan keturunan Asia Selatan (India, Bangladesh, Tamil, Nepal), Asia Timur (Jepang), dan bahkan ada jejak gen Yunani. Jadi apa yang dikatakan Agnez Mo tentang ia merupakan orang keturunan tidak ada salahnya.
Ahli genetika dari Lembaga Eijkman, Profesor Herawati Sudoyo, mengatakan bila orang Indonesia adalah percampuran dari bangsa-bangsa yang datang ke Nusantara dalam 4 gelombang migrasi manusia modern.
"Pada sarnya genetik orang Indonesia adalah campura, genetik orang Indonesia memperlihatkan adanya pembauran dari beberapa leluhur genetik yang datang dari periode manapun dari jalur yang beragam," ujar Profesor Herawati.
Bahkan Herawati mengatakan, setelah melakukan pelacakan, tidak ada orang asli yang berasal dari Indonesia. Indonesia sebenarnya merupakan orang-orang yang mengembara dari benua Afrika hingga menuju Indonesia.
"Jadi moyang kita dulunya semua dari Afrika, lalu dia itu mengembara dan bertemu dengan cuaca, bencana dan sebagainya di situlah DNA berubah," ujarnya.
Jadi sebenarnya apa yang dikatakan oleh Agnez Mo juga tidak ada salahnya. Karena pada akhirnya ia tetap mengatakan jika ia lahir di Indonesia. Bahkan di postingan Instagramnya, Agnez menekankan bahwa Indonesia adalah negara yang percaya dengan keberagaman.
"Saya tumbuh dalam budaya yang begitu beragam. Inklusivitas budaya adalah apa yang saya perjuangkan, Bhinneka Tunggal Ika berarti bersatu dalam perbedaan," tulis Agnez di Intagram pada Selasa, 26 November 2019.

