Konten dari Pengguna

Doa Setelah I'tidal Arab dan Artinya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi salat. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salat. Foto: Unsplash

Doa setelah i'tidal adalah salah satu doa dalam rangkaian salat. Doa ini dibaca saat gerakan i’tidal, yaitu di antara ruku’ dan sujud.

Doa setelah i’tidal merupakan anjuran Rasulullah SAW. Dikutip dari buku Sifat Wudu dan Shalat Nabi ala Mazhab Syafi’ i oleh Sulthan Adam, SQ (2019), Rasulullah SAW menjelaskannya dalam salah satu hadis. Dijelaskan bahwa doa setelah i’tidal dibaca sehabis imam bangun dari ruku’ dan membaca sami'allahu liman hamidah.

إِذَا قَالَ الإِمَامُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ . فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ . فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Arti: “Jika imam mengucapkan sami'allahu liman hamidah,' maka hendaklah kalian mengucapkan 'robbana wa lakal hamdu.' Karena siapa saja yang ucapannya tadi berbarengan dengan ucapan malaikat, maka dosanya yang telah lalu akan dihapus”.

Doa Setelah I’tidal

Ilustrasi i'tidal. Foto: Unsplash

Doa setelah i’tidal adalah ”Robbanaa wa lakal hamd,” yang artinya, “Ya Tuhanku, dan segala puji bagi Engkau”. Dikutip dari buku Panduan Lengkap Shalat Wajib dan Sunnah Serta Doa Sehari-hari oleh Muhammad Fakhri (2017), doa ini dibaca setelah lurus berdiri dari gerakan ruku’ dalam salat. Doa ini juga dibaca sehabis bacaan “Sami Allahu liman hamidah,” yang artinya, “Allah mendengar orang-orang yang memuji-Nya”.

Di bawah ini adalah doa setelah i’tidal dalam huruf Arab:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Robbanaa wa lakal hamdu.

Arti: “Ya Tuhanku, dan segala puji bagi Engkau”.

Bacaan Robbanaa wa lakal hamdu juga dapat dilengkapi seperti doa di bawah ini:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

Allahumma robbanaa lakal hamdu mil-assamawaati wa mil-al ardhi, wa mil-a maa syi'ta min syai-in ba'du

Arti: “Ya Allah, Rabb kami, bagi-Mu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi, sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu”.

Baca juga: Doa Sesudah Tayamum Lengkap dengan Tata Caranya

Rukun Salat

Ilustrasi salat. Foto: Unsplash

I’tidal merupakan salah satu gerakan dalam rukun salat, yaitu hal-hal yang hakiki dalam salat dan tidak bisa digantikan. Ketepatan rukun salat akan menentukan sah atau tidaknya salat. Maka dari itu, rangkaian rukun salat harus dipatuhi.

Umat Islam harus memahami apa saja rukun salat dan mengamalkannya. Dikutip dari buku Panduan Lengkap Shalat Wajib dan Sunnah Serta Doa Sehari-hari, di bawah ini yang termasuk rukun salat:

  1. Berdiri bagi yang mampu

  2. Niat

  3. Takbiratul ihram yaitu ucapan ‘Allahu Akbar’ di awal salat

  4. Membaca surat Al-Fatihah

  5. Ruku’ dan thuma’ninah

  6. I’tidal setelah ruku’ dan thuma’ninah

  7. Sujud dua kali dalam satu rakaat dan thuma’ninah

  8. Duduk di antara dua sujud disertai thuma’ninah

  9. Tasyahud akhir dan duduk tasyahud

  10. Membaca tasyahud akhir

  11. Bershalawat kepada Nabi setelah mengucapkan tasyahud akhir

  12. Salam

  13. Berurutan dalam menjalankan rukun atau tertib

(TAR)

Baca juga: Urutan Sholat Malam dan Doa yang Bisa Dibaca setelah Tahajud