Konten dari Pengguna

Fenomena Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026, Ini Cara Melihatnya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fase awal gerhana bulan sebagian (U1) di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (29/10) dinihari. Foto: Pramayuda/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Fase awal gerhana bulan sebagian (U1) di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (29/10) dinihari. Foto: Pramayuda/ANTARA FOTO

Fenomena Gerhana Bulan Sebagian akan kembali menghiasi langit pada 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tidak dapat mengamati langsung fenomena tersebut karena posisi Indonesia berada di luar area visibilitas gerhana.

Dikutip dari laman BMKG, gerhana akan berlangsung saat wilayah Indonesia berada pada pagi hingga siang hari. Pada waktu tersebut, posisi Bulan berada di bawah ufuk atau di sisi Bumi yang membelakangi wilayah Indonesia sehingga proses gerhana tidak dapat diamati dari Tanah Air.

Fenomena ini hanya dapat diamati dari sebagian besar wilayah Amerika, Afrika, Eropa, serta kawasan Asia bagian Tengah dan Timur Tengah. Lantas, bagaimana tahapan Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 dan kapan puncak fenomenanya terjadi? Berikut informasi selengkapnya.

Tahapan Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026

Foto kolase proses fenomena alam gerhana bulan parsial atau sebagian dari puncak gerhana sebagian hingga selesai terlihat di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/7). Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Mengutip laman BMKG, Gerhana Bulan Sebagian pada 28 Agustus 2026 berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari masuknya Bulan ke bayangan penumbra hingga keluar sepenuhnya dari bayangan tersebut. Berikut tahapan lengkap Gerhana Bulan Sebagian beserta waktu terjadinya:

  • Gerhana Penumbra Mulai (P1) – 08.23.55 WIB: Bulan pertama kali memasuki bayangan penumbra Bumi. Pada tahap awal ini, perubahan pada permukaan Bulan belum terlalu terlihat.

  • Gerhana Sebagian Mulai (U1) – 09.33.48 WIB: Sebagian permukaan Bulan mulai memasuki bayangan umbra atau bayangan inti Bumi. Bagian Bulan yang terkena umbra mulai tampak lebih gelap.

  • Gerhana Maksimum – 11.14.04 WIB: Gerhana mencapai puncaknya ketika bagian Bulan yang berada di dalam bayangan inti Bumi mencapai kondisi maksimum.

  • Gerhana Sebagian Berakhir (U4) – 12.51.55 WIB: Bulan mulai keluar dari bayangan umbra Bumi. Bagian Bulan yang sebelumnya tampak lebih gelap secara bertahap kembali terkena cahaya Matahari.

  • Gerhana Penumbra Berakhir (P4) – 14.01.41 WIB: Seluruh rangkaian Gerhana Bulan Sebagian berakhir setelah Bulan keluar sepenuhnya dari bayangan penumbra Bumi. Dengan demikian, fenomena gerhana selesai pada pukul 14.01.41 WIB.

Cara Melihat Gerhana Bulan Sebagian dari Indonesia

Gerhana bulan sebagian tampak di langit Berlin, Jerman, Selasa (16/7). Foto: Fabrizio Bensch/Reuters

Meski Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 tidak dapat diamati secara langsung dari Indonesia, masyarakat tetap dapat mengikuti jalannya fenomena tersebut melalui siaran langsung. Proses gerhana dapat disaksikan melalui live streaming di kanal resmi NASA.

Selain itu, bagi yang tengah berada di wilayah yang dapat mengamati fenomena ini, BMKG memastikan bahwa pengamatan Gerhana Bulan aman dilakukan secara langsung dengan mata telanjang, alias tidak memerlukan alat pelindung khusus.

Berbeda dengan Gerhana Matahari, masyarakat tidak perlu khawatir mengalami gangguan pada mata saat melihat Gerhana Bulan secara langsung.

Baca Juga: Gerhana Bulan Agustus 2026, Catat Waktu dan Wilayah yang Dapat Menyaksikannya

(ANB)