Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan September 2026 dan Keutamaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu amalan sunah yang dapat dikerjakan umat Islam secara rutin setiap bulan. Ibadah ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena memiliki sejumlah keutamaan bagi yang mengerjakannya.
Pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh berlangsung selama tiga hari pada pertengahan bulan kalender Hijriah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15. Jadi, mengetahui jadwalnya sejak awal dapat membantu setiap Muslim untuk mempersiapkan diri agar dapat menjalankan ibadah tersebut dengan baik.
Bagi yang ingin melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, simak jadwalnya pada bulan September 2026.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan September 2026
Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah yang dikerjakan selama tiga hari pada setiap bulan Hijriah, yakni tanggal 13, 14, dan 15. Namun, terdapat pengecualian pada 13 Zulhijah karena tanggal tersebut termasuk hari Tasyrik yang diharamkan untuk berpuasa bagi umat Islam.
Dikutip dari buku Manisnya Iman Damainya Ibadah: Perjalanan Menuju Hati yang Tenang oleh Moh Nur Sholeh, Ayyamul Bidh dikenal pula sebagai "puasa putih". Itu karena kondisi malam pada tanggal-tanggal tersebut yang tampak terang benderang karena cahaya bulan berada dalam fase purnama.
Pada September 2026, kalender Masehi bertepatan dengan bulan Rabiul Awal dan Rabiul Akhir 1448 H. Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama RI, pertengahan Rabiul Akhir 1448 H jatuh pada akhir September.
Dengan demikian, umat Islam dapat melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada 25, 26, dan 27 September 2026. Berikut jadwal lengkapnya:
25 September 2026 = 13 Rabiul Akhir 1448 H
26 September 2026 = 14 Rabiul Akhir 1448 H
27 September 2026 = 15 Rabiul Akhir 1448 H
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Anjuran untuk menjalankan puasa selama tiga hari setiap bulan juga disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA. Ia berkata, "Kekasihku (yaitu Rasulullah SAW) mewasiatkan kepadaku tiga hal yang tidak akan aku tinggalkan hingga aku mati: 1. berpuasa tiga hari setiap bulan, 2. mengerjakan salat Dhuha, dan 3. mengerjakan salat Witir sebelum tidur." (HR Bukhari).
Hadis tersebut menunjukkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan termasuk amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW. Berikut beberapa keutamaan puasa Ayyamul Bidh yang dijelaskan dalam buku Daqu Method dalam Tinjauan Pendidikan Islam karya Tarmizi As Shidiq dkk.
1. Mendapat Pahala Seperti Puasa Sepanjang Tahun
Salah satu keutamaan puasa Ayyamul Bidh adalah mendapatkan pahala yang disebut setara dengan puasa sepanjang tahun apabila dilakukan secara rutin setiap bulan. Keutamaan ini disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash, di mana Rasulullah SAW bersabda: "Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun."
2. Menjaga Kekuatan Iman dan Ketenangan Batin
Puasa Ayyamul Bidh juga dapat menjadi sarana untuk menjaga konsistensi ibadah di luar bulan Ramadan. Rutinitas menjalankan puasa sunah setiap bulan membantu membangun kebiasaan untuk terus memperkuat iman sekaligus menjaga ketenangan batin.
Selama menjalankan puasa, umat Islam dapat memperbanyak zikir, doa, serta ibadah lainnya. Kebiasaan tersebut dapat membantu mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga hati terasa lebih tenang.
Baca Juga: Doa Pulang Sekolah yang Bisa Diamalkan Setelah Belajar
(SA)
