Konten dari Pengguna

Kapan Musim Kemarau 2026? Ini Prediksi Jadwalnya Menurut BMKG

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi musim kemarau 2026. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi musim kemarau 2026. Foto: Unsplash

Hujan dengan intensitas tinggi masih melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, sehingga kerap mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi ini membuat banyak orang mulai mempertanyakan kapan musim kemarau 2026 akan tiba.

Pada dasarnya, perubahan musim di Indonesia dipengaruhi oleh dinamika atmosfer dan pola angin muson yang bergerak secara berkala. Masing-masing daerah umumnya memiliki waktu yang berbeda dalam memasuki musim kemarau maupun musim hujan.

Perbedaan ini dipengaruhi oleh letak geografis dan kondisi wilayah yang beragam. Karena itu, penting untuk mengetahui prakiraan cuaca dari BMKG sebagai acuan dalam memantau peralihan musim. Berikut prediksi jadwal musim kemarau 2026 yang perlu diketahui.

Kapan Musim Kemarau 2026?

Ilustrasi kapan musim kemarau 2026? April. Foto: Unsplash

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa awal musim kemarau di Indonesia diprediksi mulai berlangsung April 2026 mendatang. Peralihannya tidak terjadi secara serentak, melainkan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah. Hal ini terlihat dari sebaran zona musim di Indonesia.

Dari total 699 zona musim, sekitar 114 zona musim atau 16,3% wilayah diperkirakan lebih dulu mengalami kemarau pada April 2026. Selanjutnya, wilayah lain menyusul pada Mei 2026 sebanyak 184 ZOM (26,3%), Juni 2026 sebanyak 163 ZOM (23,3%), Juli sebanyak 63 ZOM (9,0%), dan Agustus sebanyak 26 ZOM (3,8%).

Awal musim kemarau umumnya dimulai dari wilayah Nusa Tenggara sebelum meluas ke arah barat. Berdasarkan data klimatologis periode 1991–2020, sekitar 325 zona musim atau 46,5% wilayah diperkirakan mengalami kemarau lebih awal dari biasanya, sedangkan 173 zona musim atau 23,7% lainnya berlangsung sesuai pola normal.

Untuk puncak musim kemarau, BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalaminya pada Agustus 2026. Sekitar 429 zona musim atau 61,4% wilayah diproyeksikan berada pada periode paling kering pada bulan tersebut.

Wilayah Indonesia yang Masuk Musim Kemarau Mulai April 2026

instagram embed

Mengutip buku Prediksi Musim Kemarau 2026 di Indonesia terbitan BMKG, berikut beberapa wilayah yang diperkirakan mulai memasuki awal musim kemarau 2026.

April 2026

  • Jawa Barat bagian utara

  • Pesisir utara dan selatan Jawa Tengah

  • Sebagian besar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

  • Sebagian wilayah Bali

  • Nusa Tenggara Barat

  • Nusa Tenggara Timur

  • Sebagian kecil Sulawesi Selatan

Mei 2026

  • Banten

  • Jawa Tengah

  • Jawa Timur

  • Jawa Barat

  • Bali bagian tengah

  • Aceh bagian utara

  • Sebagian Sumatera Utara

  • Riau bagian tenggara

  • Sebagian Jambi

  • Sumatera Selatan bagian tengah

  • Lampung

  • Kalimantan Selatan bagian barat

  • Kalimantan Tengah bagian tenggara

  • Papua Pegunungan

  • Papua bagian timur

  • Sebagian Papua Selatan

Juni 2026

  • Sumatera Barat

  • Riau

  • Jambi

  • Jambi bagian tengah

  • Sebagian Aceh

  • Sebagian Bengkulu

  • Kepulauan Bangka Belitung

  • Sebagian Sumatera Selatan

  • Kalimantan Barat

  • Kalimantan Tengah

  • Kalimantan Timur

  • Kalimantan Selatan bagian timur

  • Sebagian Sulawesi Utara

  • Gorontalo bagian utara

  • Sebagian besar Sulawesi Barat

  • Sulawesi Tenggara bagian selatan

  • Sebagian Maluku

  • Sebagian Papua Barat

  • Papua Timur

Juli 2026

  • Sebagian besar Sulawesi

  • Sebagian Kalimantan Timur

  • Sebagian Kalimantan Selatan

  • Sebagian Maluku

  • Sebagian Maluku Utara

  • Sebagian kecil Papua Barat

Agustus 2026

  • Sulawesi Tengah bagian timur

  • Sulawesi Selatan bagian utara

  • Sulawesi Tenggara bagian utara

  • Sulawesi Utara bagian selatan

  • Sebagian kecil Kalimantan Timur

  • Sebagian Maluku

  • Sebagian Maluku Utara

  • Papua Pegunungan

Baca juga: GAPKI Proyeksi Produksi Sawit Naik 1-2% pada 2026, Musim Kemarau Jadi Sebab

(RK)