Konten dari Pengguna

Makna Lirik Lagu Wake Me Up When September Ends - Green Day

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Green Day (Foto: Instagram @greenday)
zoom-in-whitePerbesar
Green Day (Foto: Instagram @greenday)

Wake Me Up When September Ends dari Green Day menjadi lagu yang sering disinggung ketika memasuki bulan September. Selasa (1/9), lagu tersebut pun sukses memasuki jajaran trending di mesin pencarian Google.

Sejak dulu, lagu tersebut memang sudah populer. Hal ini bisa dibuktikan dari sejumlah penghargaan yang berhasil digaetnya, mulai dari Nickelodeon Kid’s Choice Award hingga MTV Australia Award.

Wajar saja, lagu ini memiliki nada yang enak didengar dan lirik yang mendalam. Pasalnya, lirik lagu tersebut lahir setelah ayah dari Billie Joe Armstrong pergi untuk selama-lamanya.

Green Day (Foto: Instagram @greenday)

Diketahui, ayah Billie meninggal dunia pada September 1982 akibat penyakit kanker. Judul lagu tersebut merupakan kalimat yang diucapkan vokalis dan gitaris Green Day itu pada ibunya usai pemakaman sang ayah.

Kala itu, Billie yang merasa sedih berlari ke dalam rumah dan mengunci dirinya di kamar. Ketika sang ibu memanggil, ia mengatakan “wake me up when september ends” yang artinya bangunkan aku saat September berakhir.

20 tahun kemudian, Billie menyampaikan rasa sakit dan kesedihannya lewat lirik lagu "Wake Me Up When September Ends". Selain menuangkan perasaannya, Billie juga menautkan pembentukan Green Day dalam lirik lagu ini.

Meski begitu, cerita tentang sang Ayah bukan satu-satunya makna yang disandang dalam lagu ini. Lagu tersebut juga turut dikaitkan dengan tragedi kelam berupa serangan teroris pada 11 September 2001. Di mana saat itu banyak yang kehilangan orang terkasih karena tragedi tersebut.

(GTT)