Paus Leo XIV Sakit Apa? Begini Kondisinya Usai Jalani Operasi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, menjalani operasi di Rumah Sakit Gemelli, Roma, pada Selasa (13/10/2026). Tim dokter mengangkat lobus bawah paru-paru kanannya setelah pemeriksaan menemukan pertumbuhan jaringan yang bersifat kanker.
Ini menjadi salah satu masalah kesehatan serius yang dialami Paus Leo XIV sejak terpilih menjadi pemimpin umat Katolik pada Mei 2025. Operasi itu sendiri berlangsung selama sekitar 90 menit dan berjalan lancar tanpa komplikasi.
Kini, Paus yang berusia 71 tahun tersebut tengah menjalani masa pemulihan yang diperkirakan berlangsung sekitar satu minggu. Sebenarnya, Paus Leo sakit apa? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini.
Paus Leo Sakit Apa?
Mengutip laman Reuters, hasil pemeriksaan jaringan mengonfirmasi bahwa Paus Leo XIV mengidap adenokarsinoma paru, salah satu jenis kanker paru-paru yang paling umum.
Meski demikian, tingkat keparahan penyakit sangat bergantung pada stadium kanker serta sejauh mana penyebarannya. Agar lebih jelas, berikut informasi terkini mengenai kondisi kesehatan Paus Leo dan proses pemulihannya:
Kondisi Paus Leo Setelah Operasi
Kabar terbaru pada Rabu (14/10/2026) menunjukkan Paus Leo XIV melewati malam pertamanya setelah operasi dengan tenang dan dalam kondisi stabil. Meski begitu, ia masih memerlukan observasi dan pemulihan di rumah sakit selama sekitar satu pekan.
"Setelah operasi, Paus terbangun dalam keadaan normal, setelah menjalani masa observasi ia kembali ke kamarnya di lantai 10," kata Vatikan dalam sebuah pernyataan, dikutip BBC, Rabu (14/10/2026).
Agenda Paus Leo Dibatalkan hingga 20 Oktober 2026
Vatikan telah membatalkan seluruh agenda publik Paus Leo XIV hingga 20 Oktober 2026 untuk mendukung proses pemulihannya. Namun, perjalanan ke Amerika Selatan yang dijadwalkan pada November 2026 masih bergantung pada perkembangan kondisi kesehatannya.
Pemeriksaan Lanjutan untuk Mengetahui Kondisi Kanker
Hingga kini, Vatikan belum mengungkapkan stadium kanker yang dialami Paus Leo XIV maupun kemungkinan penyebarannya ke kelenjar getah bening.
Dalam beberapa hari mendatang, tim medis akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap jaringan yang telah diangkat untuk memperoleh informasi lebih lanjut setelah operasi.
Riwayat Kesehatan Paus Leo XIV
Selain menjalani operasi paru-paru, Paus Leo XIV juga pernah dirawat di rumah sakit pada 1985 akibat demam tifoid. Saat itu, ia tengah bertugas di Chulucanas, Peru, dan harus menjalani perawatan medis.
Dikutip dari The Washington Post, berikut catatan saat Paus Leo XIV terserang demam tifoid yang pernah diungkapkan kepada publik:
Saat masih menjadi pastor muda, Paus Leo XIV terserang demam tifoid ketika bertugas di Chulucanas, Peru. Kondisi tersebut membuatnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Rasa sakit yang dialaminya begitu hebat hingga Leo sempat memohon kepada Tuhan agar diizinkan meninggal daripada terus menanggung penderitaan.
Setelah menjalani perawatan, kondisi Paus Leo berangsur membaik hingga akhirnya pulih dari penyakit tersebut.
Pengalaman itu menjadi titik penting dalam perjalanan hidupnya. Leo memaknai kesembuhannya sebagai tanda bahwa Tuhan masih menghendakinya untuk melanjutkan misi pelayanan di dunia.
Baca Juga: Paus Leo XIV Mulai Beraktivitas Usai Operasi Tumor Ganas di Paru-paru
(ANB)
