Konten dari Pengguna

Perbedaan Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional yang Perlu Diketahui

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional 2025. Foto: Unsplasj
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional 2025. Foto: Unsplasj

Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dilindungi dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Untuk menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya hak, kesejahteraan, dan kebahagiaan anak-anak, maka diperingatilah Hari Anak.

Di Indonesia, terdapat dua peringatan hari anak yang diperingati setiap tahun, yaitu Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional. Meskipun sama-sama ditujukan untuk merayakan anak, masing-masing memiliki makna dan sejarah yang berbeda.

Lalu, apa saja perbedaan Hari Anak Sedunia dan Hari anak Internasional? Untuk mengetahui lebih dalam mengenai perbedaan keduanya, cermati informasi selengkapnya di bawah ini.

Perbedaan Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional

Ilustrasi perbedaan Hari Anak Sedunia dan Hari anak Internasional. Foto: Unsplash

Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional merupakan dua bentuk peringatan yang memiliki makna serta fokus berbeda, meskipun keduanya bertujuan untuk menyoroti pentingnya hak dan kesejahteraan anak. Berikut adalah beberapa perbedaannya:

1. Tanggal dan Tahun Penetapannya

Mengutip laman resmi PBB, Hari Anak Sedunia ditetapkan pada tahun 1954 sebagai inisiasi untuk mendorong kesejahteraan anak serta memperjuangkan hak-hak mereka tanpa adanya diskriminasi. Momentum ini diperingati setiap tanggal 20 November.

Di sisi lain, Hari Anak Internasional atau International Children's Day diperingati setiap tanggal 1 Juni. Peringatan ini diadakan sebagai wujud dukungan terhadap terciptanya kehidupan yang aman dan layak bagi anak-anak di seluruh dunia.

2. Asal-usul Sejarah

Mengutip laman UNICEF, penetapan Hari Anak Sedunia berawal dari keputusan Majelis Umum PBB yang untuk pertama kalinya mengesahkan Deklarasi Hak Anak pada 20 November 1959. Pada hari yang sama, Majelis Umum PBB juga menyetujui Konvensi Hak Anak.

Sementara itu, Hari Anak Internasional berkaitan dengan Proklamasi 1925 di Jenewa pada Konferensi Dunia tentang Kesejahteraan Anak. Adapun akar peringatan ini dapat ditelusuri hingga tahun 1857, ketika Pendeta Dr. Charles Leonard mengadakan kebaktian khusus untuk anak-anak di gerejanya.

Kebaktian tersebut kemudian menjadi tradisi tahunan yang disebut Rose Day. Lalu pada 1949, Federasi Demokrasi Internasional Perempuan mengadakan pertemuan di Rusia dan menetapkan Hari Perlindungan Anak Internasional untuk pertama kalinya, yang kemudian dikenal sebagai Hari Anak Internasional.

3. Organisasi yang Mencetuskan

Perbedaan lain antara Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional terletak pada organisasi yang mencetuskannya. Hari Anak Sedunia dicetuskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tujuannya adalah untuk menginspirasi, mengadvokasi, mempromosikan, serta merayakan hak-hak anak di seluruh dunia.

Sementara itu, Hari Anak Internasional mulai dirayakan pada sekitar tahun 1950-an dengan fokus utama pada perlindungan anak-anak. Penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Anak Internasional sendiri awalnya dicetuskan dalam konvensi International Women’s Democratic Federation di Moskow pada 1949.

Baca juga: Sejarah dan Pentingnya Peringatan Hari Jurnalis Internasional 19 November

(RK)