Sejarah dan Fakta Friday the 13th yang Penuh Misteri

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Friday the 13th atau hari Jumat tanggal 13 dipercaya sebagai hari sial dalam takhayul di negara-negara Barat. Hari sial ini ditentukan menggunakan kalender Gregorian di mana hal tersebut bisa terjadi 1-3 kali setiap tahunnya.
Dilansir dari almanac.com, Friday the 13th tahun 2021 jatuh pada 13 Agustus. Pada hari sial ini, biasanya orang-orang menantang diri atau saling menantang teman untuk melakukan hal-hal yang biasanya dihindari. Contohnya, berkemah di tempat mengerikan, menelusuri bangunan angker, atau melakukan investigasi horor.
Akan tetapi, di zaman yang semakin modern, orang-orang mulai tidak memercayai takhayul tentang Friday the 13th. Hal ini menyebabkan sebagian orang mulai merayakan hari yang dianggap sial tersebut dengan melakukan hal-hal yang lebih positif, misalnya bermain bersama teman dan melakukan hal-hal yang serba 13 seperti mengungkapkan 13 harapan untuk teman.
Meskipun demikian, Friday the 13th sempat sangat ditakuti pada masanya. Bahkan, takhayul ini diangkat sebagai film pada 2009 dengan judul yang sama, yakni Friday the 13th. Lantas, bagaimanakah awal mula Friday the 13th dianggap sebagai hari sial? Simak sejarahnya berikut ini.
Sejarah Friday the 13th
Dikutip dari independent.co.uk, sejarah awal mula Friday the 13th dianggap sebagai hari sial diperkirakan karena momen penyaliban Yesus Kristus yang terjadi pada hari Jumat tanggal 13. Selain itu, posisi duduk Yudas Iskariot berada di tempat ke-13 pada meja Perjamuan Terakhir di mana Yudas dianggap datang untuk mewakili pengkhianatan dan nasib buruk.
Salah satu mitos paling populer yang mencoba menjelaskan sejarah munculnya takhayul Friday the 13th berasal dari peristiwa pada hari Jumat 13 Oktober 1307. Itu adalah momen di mana ratusan Ksatria Templar ditangkap dan dibakar di seluruh Prancis.
Mitos tentang Ksatria Templar menarik perhatian publik setelah diceritakan seorang penulis bernama Dan Brown di dalam karyanya. Para ahli teori konspirasi pun membicarakan hal tersebut dan menghubungkan insiden Ksatria Templar dengan berbagai hal, termasuk Friday the 13th.
Fakta-fakta tentang Friday the 13th
Berikut beberapa fakta tentang Friday the 13th yang selama ini beredar.
Orang yang takut dengan Friday the 13th disebut dengan Friggatriskaidekaphobia.
Pada hari Jumat, 13 Oktober 1989, bursa saham AS mengalami salah satu kehancuran terbesarnya. Hari itu tercatat dalam sejarah dan disebut sebagai 'Black Friday.'
Di negara-negara berbahasa Spanyol, yang dianggap hari sial adalah Selasa tanggal 13.
Dalam budaya Italia, yang dianggap sial adalah Jumat tanggal 17.
British Medical Journal menyebutkan adanya peningkatan yang signifikan pada kecelakaan terkait lalu lintas pada setiap Friday the 13th.
(AFM)
