Konten dari Pengguna

Tata Cara Sholat Rebo Wekasan dan Bacaan Doanya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata cara sholat rebo wekasan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara sholat rebo wekasan. Foto: Pexels

Dalam budaya Islam Jawa, Rebo Wekasan dikenal sebagai tradisi yang dilaksanakan pada Rabu terakhir di bulan Safar. Karena meyakini momen tersebut berkaitan dengan datangnya bala atau musibah, masyarakat Jawa kerap mengisinya dengan berbagai ritual dan doa untuk memohon perlindungan dari Allah SWT.

Bentuk pelaksanaan Rebo Wekasan dapat berbeda-beda di setiap daerah. Amalan yang umum dilakukan biasanya adalah seperti dzikir, doa, hingga sholat sebagai bentuk ikhtiar agar senantiasa diberikan keselamatan serta dijauhkan dari berbagai hal buruk.

Bagi yang membutuhkan panduan, simak tata cara sholat Rebo Wekasan lengkap dengan bacaan doanya berikut ini.

Tata Cara Sholat Rebo Wekasan

Ilustrasi tata cara sholat rebo wekasan. Foto: Unsplash

Perlu diketahui bahwa tidak terdapat dasar syariat yang secara khusus menganjurkan sholat Rebo Wekasan. Karena itu, sholat yang diniatkan secara khusus sebagai sholat Rebo Wekasan dinilai tidak sah.

Namun, sebagian ulama membolehkan pelaksanaannya apabila diniatkan sebagai sholat sunnah mutlak, yakni sholat yang tidak terikat oleh waktu maupun sebab tertentu serta tidak memiliki batasan jumlah rakaat.

Sholat ini dapat dilaksanakan pada pagi hari, termasuk waktu dhuha. Mengacu pada buku Islam dan Budaya Jawa karya Abd. Faishol dan Samsul serta penjelasan di laman NU Online, berikut tata cara bagi yang ingin menunaikan sholat sunnah tersebut.

1. Membaca Niat

Sholat diawali dengan niat sholat sunnah mutlak dua rakaat karena Allah SWT. Bacaan niatnya sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى ​​​​​​​

Latin: Ushallî sunnatan rak’ataini lillâhi ta’âla.​​​​​​​

Artinya: Saya niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah ta’ala.

2. Takbiratul Ihram dan Membaca Al-Fatihah

Setelah membaca niat, berdiri tegak dan melakukan takbiratul ihram. Selanjutnya, membaca doa iftitah dan Surah Al-Fatihah seperti dalam pelaksanaan sholat pada umumnya.

3. Membaca Surat Pendek

Dilanjutkan dengan membaca surah-surah pendek. Bacaan yang dianjurkan antara lain:

  • Surah Al-Kautsar sebanyak 17 kali pada setiap rakaat.

  • Surah Al-Ikhlas sebanyak 5 kali pada setiap rakaat.

  • Surah Al-Falaq sebanyak 1 kali pada setiap rakaat.

  • Surah An-Nas sebanyak 1 kali pada setiap rakaat

3. Melaksanakan Sholat Dua Rakaat

Dilanjutkan dengan rukuk secara tuma'ninah, i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua. Kemudian, bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua dengan tata cara yang sama. Sholat diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.

Sholat sunnah mutlak dua rakaat dikerjakan sebanyak dua kali, sehingga total menjadi empat rakaat.

4. Membaca Doa Setelah Salam

Setelah selesai, umat melanjutkannya dengan membaca doa. Berikut salah satu doa yang digunakan dalam rangkaian amalan Rebo Wekasan:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَللّهُمَّ يَا شَدِيدَ الْقُوى، وَيَا شَدِيدَ الْمِحَالَ، يَاعزِيزُ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيع عَلَّقِكَ، اكْفِنِي مِنْ شَرِّ جَمِيع خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ، يَا مُجملُ، يَا مُتفضِلُ، يَا مُنْعِمُ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لاَ إلهَ إِلَّا أَنْتَ، ارْحَمْنِي بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. اَللّهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ، وَأَخِيْهِ، وَجَدِّهِ، وَأَبِيهِ، وَأُمِّهِ، وَبَنِيْهِ، اِكْفِنِي شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ، وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ، يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ، فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَحَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، وَلَا حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، وَصَلَّى الله عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Artinya: "Ya Allah, wahai yang Maha Kuat, wahai yang Maha Perkasa dalam perhitungan, wahai Yang Maha Mulia, wahai Dzat yang semua makhluk tunduk pada kemuliaan-Mu, lindungilah aku dari keburukan semua makhluk-Mu. Wahai yang Maha Baik, Maha Indah, Maha Pemurah, Maha Pemberi nikmat, Maha Memuliakan. Wahai yang tiada Tuhan selain Engkau, limpahkan rahmat-Mu kepadaku wahai Yang Maha Pengasih di antara para pengasih.

Ya Allah, dengan keberkahan Hasan dan saudaranya, kakeknya, ayahnya, ibunya, dan anak-anaknya, lindungilah aku dari keburukan hari ini dan keburukan yang ada di dalamnya. Wahai yang Maha Mencukupi segala urusan, wahai yang Maha Menghilangkan bala, Allah akan mencukupimu dari mereka, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik tempat bergantung, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Ya Allah, peliharalah kami dari penderitaan berat, dari kesengsaraan, dari keputusan yang buruk, dari kegembiraan musuh, dari kematian mendadak, dan dari keburukan penyakit sam, barsam, demam, belang, kusta, dan segala penyakit. Juga dari segala macam musibah dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih di antara para pengasih. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."

Baca Juga: 4 Doa Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Acara Kemerdekaan

(SA)