Cara Pemupukan Anggur Tabulampot agar Cepat Berbuah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara pemupukan anggur tabulampot berdasarkan buku Tip & Trik Membuahkan Tanaman Buah dalam Pot, Silvia Herawati (2012:48), adalah sebagai berikut.
1. Pupuk KCI + SP-36
Dosis pupuk yang digunakan adalah 150 gram KCI dan 150 gram SP-36 untuk setiap tanaman. Selanjutnya, lima hari setelah pemupukan KCI dan SP-36, tanaman kembali dipupuk dengan 100 gram Urea.
2. Pupuk NPK
Penggunaan ketiga pupuk tersebut dapat digantikan dengan pupuk majemuk NPK. Dosisnya 15:15:15 sebanyak 300 gram dengan waktu aplikasi yang sama.
3. Pupuk Organik
Pupuk anorganik juga dapat digantikan dengan pupuk organik seperti kotoran ayam, kelelawar, atau burung walet. Ketiga jenis pupuk organik tersebut memiliki kandungan fosfor yang tinggi untuk memacu keluarnya buah.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Membuat Pupuk Organik untuk Anggur Tabulampot
Cara membuat pupuk organik untuk pemeliharaan anggur tabulampot adalah sebagai berikut.
Siapkan bahan pupuk organik yang diperlukan, yaitu 1 kg kotoran ternak (sapi, ayam, kambing), 10 gram arang sekam/sekam organik, 10 gram serbuk gergaji, 20 gram dolomit, dan 25 gram stardec.
Tiriskan atau endapkan kotoran ternak yang masih basah hingga kadar airnya menjadi 60%.
Kotoran ternak yang sudah diendapkan tersebut, lalu diratakan pada tempat pembuatan kompos dengan ketebalan 20 cm.
Taburi kotoran ternak dengan serbuk gergaji, dolomit, arang sekam, kemudian lakukan penumpukan yang sama hingga ketinggian 150 m agar tercipta suhu 70 derajat.
Kondisi tersebut di biarkan selama 7 hari yang dikenal dengan istilah tahap inkubasi.
Balik pupuk setiap 7 hari sekali, dan lakukan 4-5 kali hingga pupuk organik sudah siap dipakai saat berubah warna menjadi kecoklatan.
Keuntungan Memelihara Anggur Tabulampot
Terdapat keuntungan dalam memelihara tanaman anggur tabulampot, di antaranya sebagai berikut.
Memanfaatkan halaman atau lahan sempit.
Mudah perawatannya, terutama dalam penanggulangan hama dan penyakit.
Kebutuhan unsur hara mineral dan air dapat dipenuhi secara optimal dan efisien.
Lebih mudah dipindahkan tanpa risiko tanaman buah mengalami kematian.
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggur tidak akan merusak bangunan di sekitarnya.
Pemborosan pupuk dapat diminimalisir karena pemberiannya sesuai dengan kebutuhan, dan dapat dimanfaatkan oleh tanaman seluruhnya.
Baca juga: Cara Membuat Tabulampot Anggur yang Benar
Kesimpulan
Cara pemupukan anggur tabulampot yaitu dengan pemberian dosis yang berbeda untuk tiap jenis pupuk. Pupuk yang umumnya digunakan antara lain pupuk anorganik (KCI, SP-36, NPK), dan pupuk organik.(DK)
