Konten dari Pengguna

Golongan Orang yang Menyia-Nyiakan Anak Yatim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Orang yang menyia-nyiakan anak yatim termasuk golongan pendusta agama (Foto: Ashkan Forouzani | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Orang yang menyia-nyiakan anak yatim termasuk golongan pendusta agama (Foto: Ashkan Forouzani | Unsplash.com)

Dalam ajaran agama Islam, kita dianjurkan untuk saling tolong menolong dalam kebaikan. Salah satunya adalah dengan menolong anak yatim. Orang yang menyia-nyiakan anak yatim termasuk golongan pendusta agama.

Anak yatim dianggap istimewa dan mulia di sisi Allah SWT. Hal ini bisa dilihat dari begitu banyak ayat Al-Quran yang membahas masalah yatim. Simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Ayat Alquran Tentang Wasiat Untuk Memelihara Anak Yatim

Orang yang Menyia-Nyiakan Anak Yatim Termasuk Golongan Pendusta Agama

Ilustrasi Orang yang Menyia-Nyiakan Anak Yatim Termasuk Golongan Pendusta Agama (Foto: Abdullah Oguk | Unsplash.com)

Priandono dalam buku Berbisnis dengan Tuhan (2018) menjelaskan bahwa salah satu kewajiban umat Muslim adalah memuliakan anak yatim piatu dan menghindarkannya dari sikap kesewenang-wenangan. Bagi mereka yang enggan menyantuni dan bahkan sering menghardik anak yatim, jangan berharap akan mendapat surga.

“Fa-ammal yatima fala taqhar.” (Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.) (QS Adh-Dhuha ayat 9)

Orang yang menyia-nyiakan anak yatim termasuk golongan pendusta agama di hari kiamat. Seperti yang tercantum dalam QS Al-Ma’un berikut:

“Dengan asma Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Mereka itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang yang salat (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya, yang berbuat ria dan enggan (memberikan) bantuan.”

Perintah untuk Memperhatikan Anak Yatim

Dilansir dari buku Mari Mencintai Anak Yatim oleh Muhsin M.K. (2003), Al-Quran menjelaskan tentang anak yatim dalam berbagai hal seperti dengan agama, keimanan, harta, warisan, rampasan perang, perkawinan, dan sebagainya.

1. Berbuat baik pada anak yatim

“...Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak, karib-kerabat, dan anak-anak yatim…” (QS An-Nisaa ayat 36)

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah memerintahkan kita untuk selalu berbuat baik kepada para anak yatim agar hidup mereka menjadi tenang dan bahagia.

2. Memuliakan anak yatim

“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim.” (QS Al-Fajr ayat 17)

Anak yatim juga harus dihormati dan dimuliakan agar harga diri mereka terangkat. Dengan begitu mereka akan bisa menjalani hidup dengan bersemangat dan meraih masa depan yang lebih baik.

3. Memberi harta dan makanan kepada anak yatim

Allah mengajarkan kita untuk selalu membantu sesama. Terutama mereka yang membutuhkan bantuan seperti anak yatim dan orang yang kurang mampu. Bantuan yang diberikan bisa berupa harta atau makanan.

Orang yang menyia-nyiakan anak yatim termasuk golongan pendusta agama. Oleh karena itu, sebagai umat Muslim, hendaknya kita selalu menolong dan berbuat baik kepada anak yatim. (KRIS)