Lawan Kata Gagap dan Contoh Kalimatnya dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia memiliki tata bahasa dengan bentuk kata perlawanan atau persamaan. Istilah untuk bentuk kata perlawanan adalah antonim atau lawan kata. Berikut adalah lawan kata gagap dan contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia agar mudah dipahami.
Lawan Kata Gagap dan Contoh Kalimatnya
Lawan kata merupakan bentuk kata yang memiliki pertentangan makna. Sebelum mengetahui lawan kata gagap, kita ketahui dulu maknanya berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Arti gagap menurut KBBI adalah sebagai berikut:
Gangguan bicara (kesalahan dalam ucapan dengan mengulang-ulang bunyi, suku kata, atau kata).
Kelainan wicara berupa pengulangan konsonan dan suku kata secara spasmodis, disebabkan oleh gangguan psikofisiologis dan lebih banyak terjadi pada pria.
Berikut ini adalah lawan kata gagap dan contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia.
1. Tenang
Contoh kalimat: Manda dapat belajar dengan tenang setelah acara pesta yang diadakan tetangganya berakhir.
2. Diam
Contoh kalimat: Umat Islam diperintahkan untuk berkata yang baik atau diam.
3. Lancar
Contoh kalimat: Setelah mengikuti kursus mengemudi, kini Mehdi telah lancar menyetir mobil hingga ke luar kota.
4. Fasih
Contoh kalimat: Berkat pengalamannya mengikuti pertukaran pelajar di Amerika, Eva kini fasih berbahasa Inggris.
Jenis Lawan Kata
Lawan kata merupakan salah satu istilah dalam ilmu linguistik untuk kata yang bertentangan makna dengan kata lain. Berdasarkan buku Super TPA OTO BAPPENAS yang disusun oleh Prety Rosyidin (2016:41), 5 jenis lawan kata (antonim) adalah sebagai berikut.
1. Antonim Kembar
Antonim kembar adalah kata-kata berantonim yang tidak dapat digantikan dengan antonim lainnya.
Contoh:
Hidup >< Mati.
Pemuda >< Pemudi.
Pria >< Wanita.
2. Antonim Bertingkat atau Majemuk
Antonim bertingkat merupakan antonim yang memiliki tingkatan.
Contoh:
Besar >< Kecil.
Cepat >< Lambat.
Panjang >< Pendek.
Tinggi >< Rendah.
Pagi >< Malam.
Tua >< Muda.
Langit >< Bumi.
3. Antonim Kebalikan
Antonim kebalikan merupakan kata-kata berantonim yang berbalik tepat sesuai rujukannya.
Contoh:
Antar >< Jemput.
Kiri >< Kanan.
Pulang >< Pergi.
Depan >< Belakang.
4. Antonim Hierarkis (Berstruktur)
Antonim hierarkis adalah antonim yang mengalami kenaikan tingkat.
Contoh:
Detik >< Menit.
Menit >< Jam.
Jam >< Hari.
Hari >< Minggu.
Minggu >< Bulan.
Bulan >< Tahun.
5. Antonim Relasional
Antonim relasional merupakan pertentangan antara dua buah kata yang kehadirannya saling berhubungan.
Contoh:
Suami >< Istri.
Kakek >< Nenek.
Baca juga: Persamaan Kata Konflik dan Lawan Katanya dalam Bahasa Indonesia.
Demikian lawan kata gagap yang disertai dengan contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia. Mempelajari lawan kata sangat berguna untuk memperkaya kemampuan kita dalam menyampaikan sesuatu, baik lisan maupun tulisan.(DK)
