2 Contoh Peranan Kelompok Kepentingan
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelompok kepentingan dan contoh peranan kelompok kepentingan biasanya selalu dihubungkan dengan bidang politik. Kelompok kepentingan merupakan kelompok yang memiliki kepentingan terhadap kebijakan politik negara.
Kelompok kepentingan adalah kelompok yang memengaruhi pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan dengan memberikan masukan – masukan berupa saran dan kritik yang berkualitas berdasarkan kepentingan dan keinginan rakyat tanpa mengharapkan untuk mendapatkan suatu jabatan.
Kelompok kepentingan ini dapat menghimpun dana dan tenaga untuk melaksanakan tindakan politik dan sifatnya independen. Contoh kelompok kepentingan ialah serikat dagang, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serikat buruh, dan lain sebagainya.
Contoh Peranan Kelompok Kepentingan
Menurut buku Strategi dan Perubahan Sosial, Irwan dan Indradddin, 2016, berikut adalah beberapa contoh peranan kelompok kepentingan.
Pertama adalah untuk melindungi kepentingan kelompoknya dari tindakan pemerintah yang sewenang – wenang ataupun kebijakan pemerintah yang terlalu mendominasi dalam pemerintahannya.
Kelompok kepentingan ini umumnya juga berperan menjadi wadah aspirasi dan pemberdayaan masyarakat dalam kehidupan sehari – hari.
Kelompok kepentingan melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pemerintahan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, serta dalam membuat kebijakan public dan berperan melakukan kajian-kajian atas kebijakan yang dilakukan pemerintahan dengan tujuan untuk menilai aapakah pemerintah mengeluarkan kebijakan public sesuai dengan keinginan atau tuntutan rakyat.
Ciri – ciri kelompok kepentingan adalah sebagai sebagai berikut:
Bertujuan untuk mempersatukan tiap individu dalam masyarakat dalam suatu organisasi tertentu.
Kelompok kepentingan bertujuan untuk memperjuangkan suatu kepentingan tertentu dengan cara – cara yang terorganisir.
Setiap tindakan yang dilakukan kelompok kepentingan didasarkan dan mengatasnamakan rakyat.
Kelompok kepentingan tidak bertujuan untuk mendapatkan jawaban dalam suatu pemerintahan.
Isu yang dibahas oleh kelompok kepentingan adalah isu -isu publik untuk mempegaruhi kebijakan yang diambil pemerintah.
Karakteristik organisasi kelompok kepentingan tergantung dari kepentingan yang diperjuangkan.
Selain itu, kelompok kepentingan yang berbentuk organisasi atau lembaga infrastruktur politik juga adalah untuk menyuarakan, mewakili, dan melindungi tuntutan atau kepentingan kelompok sebagai bagian dari warga kepada pemerintah agar didengarkan dan diakomodasi oleh pemerintah dalam membuat suatu kebijakan umum dalam memerintah. (DNR)

