Konten dari Pengguna

TEP 8 UI Berikan Pendampingan Usaha Baru Inovasi Olahan Pala Papua

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bobbi Indra Yoga tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teluk Wondama, 25 Oktober 2026 – Program penumbuhan wirausaha baru yg diinisiasi TEP 8 UI memasuki tahap pendampingan operasi Rumah Produksi Olahan Pala.

Potensi rempah nusantara, khususnya komoditas pala dari tanah Papua Barat, kembali mendapat sorotan positif melalui inisiatif pemberdayaan masyarakat transmigrasi. Rumah produksi olahan pala lokal Werianggi-Werabur dengan nama "maPala" bersiap melangkah ke tahap lanjutan pendampingan intensif yang diketuai oleh Dr. Rambat Lupiyoadi, SE., M.E.

Pendampingan usaha baru Rumah Produksi maPala oleh Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia. (dok: Bobbi Indra Yoga Tim 8 UI)
zoom-in-whitePerbesar
Pendampingan usaha baru Rumah Produksi maPala oleh Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia. (dok: Bobbi Indra Yoga Tim 8 UI)

Pendampingan dilakukan setelah terlaksananya pelatihan dan terbentuknya komunitas usaha Pala "maPala" di KT Werianggi-Werabur, yang melingkupi petani, pengepul/pedagang dan pengolah komoditas Pala. Anggota komunitas yang berkomitmen menjadi wirausaha baru membentuk unit usaha Rumah Produksi maPala yang dikoordinir oleh Mudin Tosepu dengan mengurus NIB. Unit usaha baru ini dengan dampingan TEP 8 UI memulai rintisan produk unggulan olahan Pala KT Werianggi-werabur, Distrik Nikiwar, yaitu Pala Bubuk, Pala Bulat, Fuli Pala Bubuk (berPIRT) utk segmen rumah tangga maupun B2B (perusahaan FnB, Kosmetik, Kesehatan). TEP UI jg mendampingi inovasi olahan limbah cangkang Pala bernilai ekonomi menjadi fire starter cube. Dalam pendampingan usaha baru ini, maPala telah berhasil membuat saluran pemasaran online/digital bagi sarana pemasaran dan penjualan produk unggulan melalui landingpage maPala (https://mapalapapua.pages.dev) yg segera launching tanggal 10 November.

Pendampingan usaha baru Rumah Produksi maPala oleh Tim 8 Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia. (dok: Bobbi Indra Yoga Tim 8 UI)

Mengusung tagline "Dari Tanah Papua, Hadirkan Kebaikan untuk Indonesia", maPala berfokus pada pengolahan biji pala murni berkualitas tinggi menjadi produk turunan bernilai tambah, seperti pala bubuk (ground nutmeg) dengan cita rasa otentik khas tradisional.

Program pendampingan ini dirancang untuk membekali para pelaku usaha lokal dan tenaga kerja setempat mulai dari hulu hingga hilir. Proses produksi yang higienis, mulai dari penyortiran biji pala berkualitas (berdasarkan pedoman deskripsi biji pala), pengolahan, hingga teknik pengemasan modern dan pelabelan produk, dikelola secara profesional untuk memastikan standar mutu terbaik.

"Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini, kami optimis dan berusaha menghadirkan produk olahan yang sehat dan alami untuk hidup yang lebih baik, tetapi juga bertekad membuka lapangan usaha baru yang mandiri secara ekonomi di Papua. Potensi pala Papua sangat luar biasa, dan sudah saatnya produk lokal ini memiliki nilai tawar yang tinggi di pasaran," ujar Mudin Tosepu ketua pengelola rumah produksi maPala.

Dalam kegiatan pendampingan ini, para anggota mendapatkan pelatihan langsung mengenai tata kelola produksi, standarisasi mutu produk, hingga strategi pemasaran digital yang memanfaatkan kemajuan teknologi (termasuk penggunaan QR code pada kemasan untuk transparansi informasi produk). Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya persiapan matang ini, rumah produksi maPala optimis dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Papua serta menginspirasi lebih banyak anak muda dan masyarakat lokal untuk terjun ke dunia wirausaha berbasis komoditas unggulan daerah.