Ubi Bombing yang Menjadi Bahan Olokan Rakyat Dapat Memadamkan Karhutla

Bonfilius Braxton, kelahiran Bandung 2011. Siswwa SMA Trinitas Bandung. Menulis tentang hal menarik. Aku bukan penulis ku buatmu baca jurnal.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Bonfilius Braxton Hanrey tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Inovasi Ubi Bombing Untuk Memadamkan Karhutla

Pada 24 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan metode baru untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui konsep yang disebut "ubi bombing". Negara Indonesia telah mengeluarkan upaya untuk mengatasi Karhutla, yaitu dengan cara ubi bombing. Ubi bombing itu menuang gel dari tepung ubi di area kebakaran. Presiden Prabowo mendorong ubi bombing sebagai alternatif dari water bombing. Di sisi lain, water bombing adalah cara memadamkan api menggunakan air. Presiden Prabowo pun meminta produksi tepung ubi dalam skala besar untuk masalah ini.
Ubi bombing merupakan inovasi yang kurang tepat. Inovasi itu seharusnya mengembangkan solusi yang sudah ada agar menjadi lebih baik. Namun inovasi dari Presiden Prabowo ini justru tidak diperlukan karena masih ada metode lain untuk memadamkan karhutla di Kalimantan. Oleh karena itu, seharusnya Presiden Prabowo mengalihkan inovasi kepada metode pemadaman lainnya, tidak membawa metode baru yang masih bersifat eksperimental.
Banyak rakyat yang tidak menyukai inovasi ubi bombing ini. Program ini hanya menghabiskan APBN rakyat tanpa ada jaminan bahwa karhutla akan benar-benar bisa dipadamkan. Banyak rakyat mengatakan bahwa program ini adalah program yang tidak berguna dan kurang efektif dari memadamkan menggunakan air. Rakyat pun meminta agar ubi bombing segera diberhentikan dan memindahkan APBN ke hal yang lebih berguna.
Meskipun banyak rakyat yang tidak mendukung ubi bombing, Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN telah mengeluarkan penelitian mengenai ubi bombing. BRIN menjelaskan bahwa pati singkong perlu diformulasikan dengan air, ammonium polyphosphate (APP), dan wetting agent untuk membentuk gel. Rasio antara pati dan APP adalah 1:1,5. Gel inilah yang dapat memadamkan karhutla dengan membuat area yang terkena gel menjadi lembab. Ketika terkena panas api, campuran tersebut baru menghasilkan char yang berfungsi sebagai lapisan pelindung. Dibutuhkan sekitar 2.000 liter gel untuk memadamkan 1 hektar lahan yang kebakaran.
Ubi bombing pun viral di media sosial. Banyak netizen yang menertawakan ubi bombing sebagai ide yang bodoh. Video-video parodi mengenai ubi bombing pun beredar, di mana ditunjukkan orang yang menaburkan tepung ubi langsung ke api di lahan. Video seperti itu mendapatkan perhatian yang banyak, banyak netizen yang mengolok-olok ubi bombing di komentar. Netizen melihat ide ubi bombing sebagai ide yang bodoh dan tidak masuk akal.
Masih banyak rakyat yang salah paham tentang ubi bombing. Mereka mengira bahwa ubi bombing adalah menaburkan tepung ubi langsung ke api. Tetapi itu salah, seharusnya ubi bombing itu menuangkan gel ke api, bukan tepung langsung. Karena kesalahpahaman tersebut, banyak rakyat yang menjadi skeptis terhadap ubi bombing. Mereka langsung mengkritik atau membuat ubi bombing sebagai bahan candaan tanpa memahami ubi bombing dengan benar.
Meskipun banyak orang yang mengkritik ubi bombing, ada sebagian masyarakat yang mendukung ubi bombing. Ubi bombing membutuhkan banyak sekali tepung ubi agar bisa dijalankan, maka cara mendapatkan tepung ubi yang banyak adalah melalui para petani. Tepung ubi dibeli dalam skala besar dari petani lokal, dan itu membantu petani meningkatkan pendapatan mereka. Selain itu, banyak orang yang memuji ide ubi bombing sebagai ide yang kreatif. Cara memadamkan api dengan bahan sederhana seperti tepung ubi dipuji sebagai hal yang unik dan belum pernah dilakukan oleh negara lain sebelumnya.
Lalu, apakah sebenarnya ubi bombing lebih efektif dari water bombing? Pertama, water bombing itu lebih murah dibandingkan ubi bombing, karena hanya menggunakan air. Lalu, water bombing tidak membutuhkan formulasi lagi agar dapat memadamkan api. Sebaliknya ubi bombing membutuhkan dana yang lebih besar. Ubi bombing harus diformulasikan terlebih dahulu agar dapat memadamkan api. Tetapi, ubi bombing lebih efisien dalam waktu jangka panjang, karena area yang sudah terkena gel akan sulit untuk kebakaran lagi.
Ada beberapa ahli yang berpendapat mengenai ubi bombing. Ahli-ahli tersebut adalah Julinto Sianturi (Periset yang menguji formula. S3 Kimia Bahan Alam di Osaka University, Jepang) dan Prof. Dr. Ir. Bambang Hero Saharjo, M. Agr (Pakar Kebakaran Hutan. S1 Fakultas Kehutanan IPB University, S2 Master of Agliculture Kyoto University Jepang, S3 Divisi Tropical Agliculture Kyoto University Jepang. Mereka mengatakan bahwa secara sains, ubi bombing ini dapat efektif dalam memadamkan karhutla, karena ubi bombing yang dapat memberhentikan api dalam jangka panjang. Mereka juga mengatakan bahwa aplikasinya harus hati-hati dan benar, harus berupa gel, tidak boleh berupa tepung langsung.
Lalu apa yang sebenarnya terjadi saat kita menaburkan tepung ubi langsung ke api? Faktanya, menaburkan tepung ubi ke api akan membuat ledakan bubuk yang akan menyebarkan api lebih jauh. Tepung yang kering akan memicu percikan api yang akan meledak. Hal itu akan menyebabkan api menyebar lebih jauh. Penyebaran tepung ubi kering ke api harus dihentikan karena mengancam hutan-hutan dengan risiko menyebabkan kebakaran hutan lebih besar.
Rakyat indonesia harus lebih banyak literasi. Para rakyat yang langsung mengambil kesimpulan bahwa ubi bombing itu menaburkan tepung ubi langsung adalah orang yang tidak mau membaca berita penuh. Mereka langsung mengambil kesimpulan tanpa memahami suatu berita. Rakyatpun harus meningkatkan tingkat literasinya pada saat menghadapi berita seperti ini untuk menghindari kesalahpahaman yang mungkin berdampak buruk.
Kesimpulannya, ubi bombing adalah cara memadamkan karhutla yang didukung oleh Presiden Prabowo. Presiden Prabowo meminta produksi tepung ubi dalam skala besar. Banyak rakyat yang salah paham bahwa ubi bombing itu menaburkan tepung ubi langsung ke api. Alhasil, ubi bombing diolok-olok oleh netizen di internet. Para ahli dan BRIN mengeluarkan fakta sebenarnya bahwa ubi bombing itu menggunakan gel yang terbuat dari tepung ubi, bukan menaburkan tepung ubi langsung.
Bonfilius Braxton Hanrey. Siswa SMA Trinitas Bandung.
