Transformasi Jelantah: Pelatihan Usaha Ramah Lingkungan Untuk Warga Desa

KKN MIT KE-20 POSKO 131 UIN WALISONGO SEMARANG
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari cerita kkn bakalrejo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Minggu, 27 Juli 2025 - Tim KKN UIN Walisongo telah melaksanakan workshop pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan ini diikuti oleh warga sekitar posko KKN UIN Walisongo, mereka memiliki antusiasme tinggi untuk mempelajari cara mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis.
Workshop dibuka dengan pemaparan materi dan praktik langsung, peserta diajarkan langkah demi langkah cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.
Lila selaku warga desa menyampaikan bahwa banyak warga desa belum menyadari potensi dari minyak jelantah. "Kebanyakan dari warga desa belum mengetahui bahwa minyak jelantah itu bisa dimanfatkan menjadi lilin aromaterapi. Tahunya malah itu untuk bahan bakar sampah saja." ujarnya.
Lila juga menambahkan bahwa selama ini meskipun ada pengepul yang mengambil minyak jelantah, warga justru tidak tahu minyak tersebut akan diolah menjadi apa. Hal ini menyebabkan banyak warga desa memilih untuk membuang atau membakar minyak jelantah bersama sampah. Dengan adanya workshop ini, warga menjadi lebih teredukasi dan menyadari manfaat lain dari limbah minyak jelantah.
Peserta diajarkan bahwa proses pembuatannya cukup mudah dan bahan-bahannya pun gamoang ditemukan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberika dampak positif bagi warga desa Bakalrejo, tidak hanya dalam hal pengelolaan limbah, tetapi juga sebagai peluang usaha baru. Peserta dapat mempraktikan ilmu yang didapat untuk membuat produk lilin aromaterapi yang memiliki nilai jual.
