Konten dari Pengguna

Dari Teori ke Praktik: Mengapa Pengalaman Magang Penting bagi Mahasiswa ?

Chintya Nur Hidayat

Chintya Nur Hidayat

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Chintya Nur Hidayat tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

GMEDIA PT Media Sarana Data, Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
GMEDIA PT Media Sarana Data, Yogyakarta

Belajar sebagai mahasiswa sebenarnya tidak hanya soal mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, atau memahami materi dari buku. Ada banyak hal yang baru bisa kita pahami setelah mencoba mengalaminya secara langsung. Salah satunya adalah melalui kegiatan magang.

Bagi mahasiswa, Magang bisa menjadi kesempatan untuk dapat mengenal dunia kerja dan sekaligus bisa mencoba menerapkan ilmu yang telah di pelajari selama kuliah. Dari situ, kita bisa melihat secara langsung bagaimana teori yang selama ini dipelajari ternyata digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Hal tersebut juga saya rasakan selama menjalani magang di GMEDIA PT Media Sarana Data Yogyakarta, Khususnya di bagian Marketing.

Mencoba Menerapkan Teori yang Sudah Dipelajari

Saat Kuliah, Kita sering mendapatkan materi tentang pemasaran, komunikasi, strategi, promosi, hingga media sosial. Namun, memahami materi di kelas tentu berbeda dengan waktu kita harus mengerjakannya secara langsung.

Selama magang di bagian marketing GMEDIA, saya banyak mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam beberapa pekerjaan, Seperti mencari referensi konten, merekap postingan media sosial perusahaan, Mengingatkan Jadwal upload konten, serta membantu berbagai kebutuhan dalam kegiatan dan event perusahaan.

Dari pekerjaan tersebut, saya mulai memahami bahwa marketing ternyata tidak hanya soal mempromosikan suatu produk atau layanan. Di dalamnya juga dibutuhkan ide yang kreatif, komunikasi yang baik, ketelitian, kerja sama, dan kemampuan untuk memahami kebutuhan perusahaan serta audiens.

Belajar Bertanggung Jawab dengan Tugas yang Diberikan

Hal lain yang saya rasakan selama magang adalah belajar bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Berbeda dengan tugas kuliah yang biasanya memiliki batas waktu pengumpulan, di dunia kerja sebuah tugas bisa berkaitan dengan pekerjaan orang lain sehingga perlu dikerjakan dengan baik dan tepat waktu.

Karena itu, saya belajar untuk lebih baik lagi dalam mengatur pekerjaan, dan menyelesaikan tugas sesuai arahan yang telah diberikan.

Meskipun beberapa tugas terlihat sederhana, tetapi tetap diperlukan ketelitian agar tidak menimbulkan kesalahan dan mengganggu pekerjaan lainnya.

Komunikasi Ternyata Sangat Penting

Selama menjalani magang, saya juga semakin sadar bahwa komunikasi merupakan salah satu hal yang penting dalam dunia kerja.

Ketika mendapatkan tugas, kita perlu memahami arahan yang diberikan. Jika ada sesuatu yang belum dimengerti, kita juga harus berani bertanya agar pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, komunikasi juga dibutuhkan ketika bekerja sama dengan anggota tim, menyampaikan perkembangan tugas, atau membantu dalam sebuah kegiatan.

Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa komunikasi bukan hanya tentang bagaimana menyampaikan sesuatu, tetapi juga bagaimana mendengarkan, memahami, dan menyampaikan informasi dengan cara yang jelas.

Mendapat Pengalaman Baru di Luar Perkuliahan

Salah satu hal yang membuat kegiatan magang menarik adalah adanya kesempatan untuk mencoba berbagai kegiatan yang mungkin belum pernah dilakukan selama kuliah.

Saya juga berkesempatan membantu kegiatan dan event yang dilakukan oleh perusahaan. Dari kegiatan tersebut, saya bisa melihat bagaimana sebuah acara dipersiapkan, bagaimana pembagian tugas dilakukan, dan bagaimana setiap anggota tim dan menghadapi situasi yang ada di lapangan.

Pengalaman seperti ini cukup berbeda dengan pembelajaran di kelas karena kita bisa langsung merasakan bagaimana bekerja dalam sebuah tim dan menghadapi situasi yang ada di lapangan

Menjadi Bekal Sebelum Masuk Dunia Kerja

Menurut saya, salah satu manfaat terbesar dari magang adalah kesempatan untuk mempersiapkan diri sebelum masuk ke dunia kerja.

Selama magang, kita bisa mengetahui kemampuan apa yang sudah dimiliki dan bagian mana yang masih perlu ditingkatkan. Tidak hanya kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan seperti komunikasi, kerja sama, mengatur waktu, beradaptasi, dan menyelesaikan masalah

Pengalaman tersebut tentunya bisa menjadi bekal yang berguna setelah lulus kuliah. Setidaknya, mahasiswa sudah memiliki gambaran mengenai lingkungan kerja dan tidak benar-benar memulai semuanya dari nol.

Magang Bukan Hanya Untuk Memenuhi Kewajiban

Pada Akhirnya, Magang seharusnya tidak hanya dianggap sebagai kewajiban yang harus diselesaikan oleh mahasiswa. Kalau dimanfaatkan dengan baik, magang bisa menjadi tempat untuk belajar banyak hal sebelum menghadapi dunia kerja yang sebenarnya

Dari pengalaman magang di GMEDIA, saya belajar bahwa apa yang dipelajari di kampus ternyata bisa dapat diterapkan dalam berbagai pekerjaan. Namun, saya juga menyadari bahwa dunia kerja membutuhkan kemampuan lain yang tidak selalu didapatkan dari perkuliahan.

Bagi mahasiswa yang sedang atau akan menjalani magang, menurut saya jangan hanya fokus pada tugas yang diberikan. Cobalah untuk aktif belajar, bertanya ketika belum memahami sesuatu, berani mencoba hal baru, dan membangun komunikasi yang baik dengan orang-orang di tempat magang.

Karena pada akhirnya, pengalaman magang bukan hanya tentang seberapa banyak pekerjaan yang sudah dilakukan, tetapi juga tentang seberapa banyak hal yang bisa dipelajari dan dijadikan bekal untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti.