Konten dari Pengguna

Masa Ta'aruf Madrasah Usai, Para Siswa MTs PGRI Donomulyo Unjuk Bakat Ecoprint

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Clara Gista Oriana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siswa kelas 7 MTs PGRI Donomulyo bersama mahasiswa FISIP Berbakti Desa Kelompok 49 Universitas Brawijaya unjuk hasil kreativitas dalam ecoprint. Foto oleh Clara Gista Oriana.
zoom-in-whitePerbesar
Siswa kelas 7 MTs PGRI Donomulyo bersama mahasiswa FISIP Berbakti Desa Kelompok 49 Universitas Brawijaya unjuk hasil kreativitas dalam ecoprint. Foto oleh Clara Gista Oriana.

Memasuki tahun ajaran baru, pengenalan lingkungan yang baru sangat dibutuhkan khususnya bagi siswa kelas 7 MTs PGRI Donomulyo. Setelah satu minggu menjalani masa transisi dari budaya Sekolah Dasar ke budaya Madrasah Tsanawiyah, mahasiswa FISIP Berbakti Desa Kelompok 49 Universitas Brawijaya mengajak siswa-siswi kelas 7 untuk berkreasi ecoprint bersama pada Senin, 21 Juli 2025.

Mahasiswa FISIP Berbakti Desa memfasilitasi para siswa untuk berkreasi dengan memberikan informasi, menyediakan tote bag kanvas, alas plastik, pemukul, dan sejumlah daun. Para siswa dibagi ke dalam empat kelompok, dimana masing-masing kelompok berisi 4-5 siswa yang didampingi oleh satu mahasiswa. Masing-masing siswa mendapatkan satu buah tote bag kanvas dan dua buah alas plastik. Pemukul digunakan bergantian dalam satu kelompok. Tidak ada ketentuan kuantitas penggunaan daun bagi siswa agar para siswa mudah bereksplorasi.

Para mahasiswa mendampingi selama proses pembuatan sehingga pelaksanaan berjalan dengan lancar. Para siswa sangat antusias dalam berkreasi. Tak jarang juga mereka saling membantu satu sama lain dalam pembuatannya. Mari kita simak apa saja yang para siswa dapatkan sebelum pembuatan, selama proses pembuatan, dan pasca pembuatan tote bag dengan motif ecoprint.

Apa Saja Manfaat Pembuatan Ecoprint bagi Para Siswa?

1. Meningkatkan kreativitas

Motif ecoprint yang dihasilkan berbeda-beda meski berasal dari jenis daun yang sama. Para siswa berkreasi dalam melakukan penggabungan bahan, modifikasi bentuk bahan, dan modifikasi tata letak bahan. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kreativitas para siswa.

Proses pembuatan ecoprint. Foto oleh Clara Gista Oriana.

2. Menumbuhkan kesadaran lingkungan

Sebelum pembuatan ecoprint, mahasiswa memberikan sosialisasi interaktif bagi para siswa mengenai cara pembuatan motif ecoprint beserta manfaat dari tote bag dengan motif ecoprint ini. Seusai pembuatan tote bag dengan motif ecoprint, dibuka juga sesi tanya jawab dengan topik barang apa yang akan para siswa bawa dengan tote bag buatan mereka. Para siswa pun antusias menjawab. Hal ini bertujuan agar para siswa memahami bahwa pembuatan tote bag dengan motif ecoprint ini sebagai salah satu cara untuk mengurangi sampah khususnya sampah plastik.

Sosialisasi interaktif mengenai ecoprint dan lingkungan. Foto oleh Clara Gista Oriana.

3. Menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan

Pada sebelum pembuatan, selama proses pembuatan, dan setelah pembuatan, siswa sangat memperhatikan apa yang disampaikan karena selalu dikemas dalam kegiatan yang intereaktif. Selama proses pembuatan juga melibatkan aktivitas fisik, eksplorasi bentuk, dan eksplorasi warna yang semakin menarik minat para siswa.

Proses pembuatan ecoprint. Foto oleh Clara Gista Oriana.

Tiga manfaat di atas merupakan manfaat utama yang dirasakan para siswa MTs PGRI Donomulyo dalam kegiatan membuat tote bag dengan motif ecoprint. Kegiatan ini merupakan langkah yang unik dalam menciptakan perilaku ramah lingkungan yang nyatanya juga diikuti dengan manfaat positif lainnya. Pastinya, kegiatan ini mendukung lingkungan belajar yang lebih menarik.