Konten dari Pengguna

Rutan Sengkang Terima Bantuan Dirosa dan Tasbih dari Donatur

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Humas Rutan Sengkang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyerahan Dirosa dan Tasbih dari Donatur kepada Kasubsi Pelayanan Tahanan di Ruang Pelayanan Tahanan Rutan Sengkang, Kabupaten wajo, Kamis (12/10/2023). Foto : Ishar Wahyudi/Humas Rutan Sengkang
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan Dirosa dan Tasbih dari Donatur kepada Kasubsi Pelayanan Tahanan di Ruang Pelayanan Tahanan Rutan Sengkang, Kabupaten wajo, Kamis (12/10/2023). Foto : Ishar Wahyudi/Humas Rutan Sengkang

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sengkang menerima Bantuan berupa buku Dirosa (Dirasah Orang Dewasa) dan Tasbih dari seorang Donatur yaitu Muh. Aan Saputra, Kamis (12/10).

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Hasnah dan Pembimbing Kepribadian, Riny Mulyasari di Ruang Pelayanan Tahanan.

Selanjutnya Bantuan tersebut akan diserahkan kepada Pengurus Masjid Al-Mardiyah Rutan Sengkang untuk digunakan sebagai penunjang berjalannya proses pembinaan kepribadian khususnya pada bimbingan rohani islam bagi Warga Binaan Rutan Sengkang.

Dalam keterangannya, Hasnah menyampaikan rasa terima kasih kepada saudara Aan Saputra yang telah memberikan bantuan berupa 100 buah buku Dirosa dan Tasbih dalam membantu memenuhi sarana belajar baca Al-Quran bagi warga binaan beragama islam.

“Banyak orang yang mau belajar Al-Quran namun takut dan malu untuk memulai mengingat umur sudah tidak muda lagi”, Sambungnya

Maka dari itu, Hasnah berharap dengan adanya Buku Dirosa ini dapat mempermudah Warga Binaan belajar membaca Al-Qur’an dengan baik, lancar dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid selama menjalani pidana di Rutan Sengkang.

Lebih lanjut, metode dirosa adalah salah satu metode dalam mengajarkan cara baca Alquran khusus orang dewasa. Lewat metode Dirosa ini, seseorang akan mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, lancar, dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid hanya dalam 20 kali pertemuan.