Apple Luncurkan Mac Studio Baru dengan Chip Monster M5 Ultra

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi office, home, workspace. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi office, home, workspace. Foto: Pixabay

Apple resmi meluncurkan lini komputer desktop terbaru mereka, Mac Studio, yang kini ditenagai oleh chip system-on-chip generasi terbaru, M5 Max dan M5 Ultra. Langkah ini menandai penyatuan kembali lini desktop profesional Apple di bawah satu generasi arsitektur silikon, setelah sebelumnya sempat terpisah secara canggung antara model M4 Max dan M3 Ultra.

Meskipun mempertahankan desain fisik ringkas yang serupa dengan pendahulunya sejak debut pertama pada tahun 2022, peningkatan jeroan pada perangkat ini sangat masif. Apple mengklaim bahwa varian tertinggi yang ditenagai oleh silikon terbaru mereka merupakan lompatan performa terbesar untuk komputasi profesional dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Lompatan Performa Arsitektur UltraFusion Quad Die

Di dalam varian tertingginya, arsitektur M5 Ultra menjadi bintang utama berkat teknologi interkoneksi generasi terbaru yang disebut UltraFusion. Apple merancang chip monster ini dengan menggabungkan dua buah silikon dual-die M5 Max menjadi satu kesatuan arsitektur quad-die. Metode ini memungkinkan efisiensi transfer data antarchip yang sangat tinggi tanpa mengorbankan latensi.

Berkat rekayasa perangkat keras tersebut, varian teratas ini menawarkan spesifikasi hingga 36-core CPU dan 80-core GPU. Kecepatan bandwidth memori pada chip ini juga melonjak drastis hingga mencapai angka fantastis 1.2TB per detik, jauh melampaui kemampuan pendahulunya yang tertahan di angka 819GB per detik. Apple secara percaya diri menyebut cip barunya ini sebagai “the most powerful chip ever” atau cip paling bertenaga yang pernah ada di industri.

Optimalisasi Komputasi Kecerdasan Buatan dan Grafis

Kekuatan pemrosesan baru ini membawa dampak signifikan pada produktivitas tingkat tinggi, khususnya untuk kebutuhan kecerdasan buatan. Apple mendeskripsikan kehadiran desktop baru ini sebagai “A monumental step for AI” dengan klaim peningkatan kecepatan komputasi kecerdasan buatan hingga 4.3 kali lipat pada model M5 Ultra dibandingkan generasi sebelumnya.

Tidak hanya unggul di sektor kecerdasan buatan, performa grafis murni dan pemrosesan utama juga mengalami peningkatan masif. Pengujian internal menunjukkan kecepatan grafis yang 1.8 kali lipat lebih kencang serta performa CPU yang 1.3 kali lipat lebih cepat dibandingkan dengan generasi M3 Ultra. Selain itu, kecepatan baca-tulis penyimpanan internalnya kini dirancang dua kali lebih cepat, memberikan kelancaran optimal saat memproses data berukuran besar.

Detail Spesifikasi Konektivitas dan Kebijakan Harga Baru

Dari sisi fungsionalitas harian, komputer desktop ini kini dilengkapi dengan dukungan teknologi nirkabel mutakhir berupa Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6. Meskipun penampilannya tidak berubah—bahkan tetap mempertahankan porta USB-A di bagian belakang—kemampuan konektivitas eksternalnya sangat luar biasa, mampu menjalankan hingga empat monitor premium Studio Display XDR beresolusi 5K dengan refresh rate mencapai 120Hz secara simultan.

Namun, lompatan teknologi ini harus ditebus dengan harga yang lebih menguras kantong akibat fenomena kenaikan harga memori global yang kerap disebut sebagai RAMageddon. Model dasar dengan dapur pacu M5 Max, memori terpadu (unified memory) 36GB, dan penyimpanan 512GB dibanderol mulai dari 2.499 dolar AS. Sementara itu, varian kencang M5 Ultra dengan memori dasar 96GB dan penyimpanan 1TB dipasarkan dengan harga pembuka 5.499 dolar AS. Apple menjadwalkan perilisan resmi produk ini bersamaan dengan sistem operasi macOS 27 Golden Gate pada tanggal 22 September mendatang.