Google Uji Fitur Gemini untuk Telepon Pelaku Usaha Secara Otomatis

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Google Gemini.
zoom-in-whitePerbesar
Google Gemini.

Google sedang menguji fitur kecerdasan buatan terbaru bernama Call for Me untuk melakukan panggilan telepon ke berbagai pelaku usaha atas nama pengguna secara otomatis. Langkah ini menandai babak baru dalam persaingan agentic AI setelah kompetitor seperti Meta meluncurkan teknologi serupa beberapa waktu lalu.

Uji coba teknologi ini ditargetkan khusus bagi pemilik ponsel Pixel 11 di Amerika Serikat yang berlangganan layanan berbayar Gemini. Pengguna juga wajib menggunakan aplikasi Phone versi beta pada sistem operasi Android mereka karena fitur ini masih berada dalam tahap eksperimen awal.

Kemampuan Interaksi yang Lebih Personal dan Mandiri

Berbeda dengan asisten suara digital terdahulu yang fiturnya sangat terbatas, pembaruan kali ini memungkinkan Gemini mengakses serta membagikan informasi pribadi pengguna yang telah disetujui sebelumnya. Integrasi data pribadi yang aman ini membuat asisten virtual tersebut mampu mengambil tindakan yang jauh lebih luas dan kompleks saat melakukan panggilan.

Hebatnya, proses panggilan telepon tersebut dilakukan langsung menggunakan nomor telepon pribadi pengguna. Pemilik ponsel juga dapat memantau jalannya percakapan secara langsung melalui transkrip teks pada layar ponsel mereka, bahkan dapat mengambil alih panggilan tersebut kapan saja jika diperlukan.

Menyelesaikan Berbagai Tugas Kompleks Melalui Panggilan Telepon

Google mengeklaim bahwa kecerdasan buatan terbarunya ini sanggup menangani berbagai tugas rumit yang biasanya membutuhkan interaksi manusia. Gemini dapat menelepon toko ritel untuk menanyakan ketersediaan stok barang, melakukan reservasi di restoran favorit, menggeser jadwal janji temu yang sudah direncanakan, hingga meminta toko menahan barang belanjaan tertentu.

Saat melakukan panggilan, agen cerdas ini akan memperkenalkan dirinya sebagai AI, menavigasi menu telepon otomatis seperti interactive voice response, mengantre di saluran telepon jika sedang sibuk, hingga melakukan percakapan alami dengan staf di ujung telepon. Kemampuan ini memangkas waktu tunggu pengguna yang sering kali terbuang ketika harus menghubungi layanan pelanggan secara manual.

Evolusi Panjang Teknologi Asisten Virtual Berbasis Kecerdasan Buatan

Kehadiran fitur Call for Me ini merupakan puncak dari eksperimen teknologi panggilan otomatis berbasis AI yang telah dirintis Google selama bertahun-tahun. Publik tentu masih ingat saat raksasa teknologi ini memukau audiens di konferensi Google I/O beberapa tahun lalu, ketika Google Assistant berhasil memesan layanan di salon kecantikan lengkap dengan gumaman natural manusia seperti “umm” dan “ahh” agar terdengar lebih manusiawi.

Sebelum meluncurkan eksperimen terbaru ini, raksasa teknologi asal Mountain View tersebut juga telah merilis berbagai fitur pendukung lainnya untuk pengguna ponsel pintar mereka, seperti Hold for Me dan Talk to a Live Rep. Google menjelaskan bahwa uji coba saat ini sengaja dilakukan dalam skala kecil terlebih dahulu karena menyadari “percakapan di dunia nyata sangat penuh nuansa,” sehingga mereka membutuhkan waktu ekstra untuk menyempurnakan fitur ini sebelum diluncurkan secara lebih luas kepada publik.