Peacock Naikkan Harga Seluruh Paket Layanan Streaming

Layanan streaming Peacock resmi mengumumkan kenaikan harga untuk seluruh paket berlangganan mereka, menandai langkah terbaru dalam tren kenaikan tarif industri hiburan digital. Penyesuaian harga ini mencakup semua kategori paket, mulai dari opsi dengan dukungan iklan hingga paket premium bebas iklan, yang akan mulai berlaku bagi pelanggan baru maupun lama dalam beberapa bulan ke depan.
Langkah penyesuaian ini menyoroti bagaimana platform streaming modern terus berupaya mencapai profitabilitas yang berkelanjutan di tengah ketatnya persaingan pasar global. Kenaikan tarif kali ini menjadi kebijakan harga keempat yang dilakukan Peacock dalam kurun waktu empat tahun terakhir sejak platform tersebut diluncurkan.
Rincian Penyesuaian Tarif Baru Paket Peacock
Kenaikan tarif ini berdampak langsung pada tiga kategori paket utama yang ditawarkan oleh platform milik NBCUniversal tersebut. Paket paling ekonomis dengan dukungan iklan yang disebut Select mengalami kenaikan dari sebelumnya 7,99 dolar AS menjadi 8,99 dolar AS per bulan. Sementara itu, paket Premium yang juga didukung iklan kini dipatok seharga 12,99 dolar AS per bulan, naik dari tarif sebelumnya sebesar 10,99 dolar AS.
Bagi pengguna yang menginginkan kenyamanan tanpa gangguan iklan, paket Premium Plus melonjak menjadi 19,99 dolar AS dari sebelumnya 16,99 dolar AS per bulan. Kebijakan ini akan diterapkan mulai 18 Agustus untuk pelanggan baru dan mereka yang mengaktifkan kembali langganan, sedangkan pelanggan aktif saat ini baru akan merasakan dampak kenaikan tarif pada tanggal penagihan berikutnya setelah 17 September. Pihak manajemen menyatakan bahwa penyesuaian ini diperlukan demi menjaga kualitas layanan dan persaingan. “Perubahan harga ini memungkinkan Peacock untuk terus menciptakan pengalaman terbaik bagi pemirsa, tetap kompetitif di pasar, dan menyajikan konten unik di semua genre,” tulis perusahaan melalui laman bantuan resmi mereka.
Integrasi Teknologi Kecerdasan Buatan dan Fitur Baru
Untuk mengimbangi lonjakan harga tersebut, Peacock terus meningkatkan nilai tambah layanan mereka melalui peluncuran sejumlah fitur inovatif berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence). Salah satu inovasi terbaru adalah fitur Bravoverse, sebuah umpan video vertikal bertenaga AI yang menyajikan potongan klip dari waralaba populer seperti The Real Housewives dan Vanderpump Rules. Langkah ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam menikmati konten pendek secara cepat.
Selain itu, platform ini tengah mempersiapkan fitur siaran langsung pertandingan olahraga dalam format vertikal dengan memanfaatkan teknologi pemotongan gambar berbasis AI secara langsung (real-time) yang dioptimalkan untuk layar ponsel pintar. Tidak hanya berfokus pada video, Peacock juga merambah sektor interaktif dengan meluncurkan dua gim misteri baru, yaitu Law & Order: Clue Hunter dan Public Eye, yang dikembangkan bekerja sama dengan perusahaan rintisan teknologi gim AI bernama Wolf Games.
Tren Profitabilitas dan Ekspansi Pasar Global
Upaya peningkatan tarif ini terjadi tak lama setelah Peacock mencatatkan tonggak sejarah finansial penting dengan melaporkan kuartal menguntungkan pertama mereka sejak diluncurkan pada tahun 2020. Pertumbuhan kinerja keuangan ini didorong oleh lonjakan jumlah pelanggan yang kini telah menyentuh angka 48 juta pengguna, didukung oleh penayangan konten olahraga besar seperti babak gugur NBA, Piala Dunia FIFA, serta program realitas populer Love Island.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi pasar, NBCUniversal juga telah mengumumkan kemitraan strategis untuk menghadirkan paket Peacock Premium bagi para pelanggan YouTube Premium di wilayah Amerika Serikat mulai awal tahun 2027. Meskipun demikian, langkah Peacock menaikkan harga ini bukanlah hal baru di industri, mengingat platform raksasa lain seperti Netflix dan HBO Max juga konsisten melakukan penyesuaian serupa demi mempertahankan margin keuntungan mereka di tengah tingginya biaya produksi konten orisinal.

