Konten dari Pengguna

Memahami Sistem Informasi Manajemen dalam Dunia Bisnis Modern

Danin Pradintya Basuki

Danin Pradintya Basuki

Mahasiswa Universitas Pamulang

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Danin Pradintya Basuki tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

pencarian informasi dengan perangkat laptop di Kota Tangerang Selatan, Rabu (16/9/2026). Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
pencarian informasi dengan perangkat laptop di Kota Tangerang Selatan, Rabu (16/9/2026). Foto: Dok. Pribadi

Di tengah perkembangan teknologi, perusahaan semakin membutuhkan informasi yang tepat untuk menjalankan kegiatan bisnisnya. Setiap hari, perusahaan dapat menghasilkan banyak data, mulai dari transaksi penjualan, persediaan barang, keuangan, hingga aktivitas karyawan. Data tersebut tidak cukup hanya dikumpulkan, tetapi juga perlu diolah agar dapat memberikan gambaran mengenai kondisi perusahaan. Salah satu konsep yang berkaitan dengan kebutuhan tersebut adalah Sistem Informasi Manajemen (SIM).

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen atau SIM merupakan sistem yang menggabungkan manusia, teknologi, data, dan prosedur untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan, serta menyajikan informasi yang dibutuhkan dalam kegiatan manajemen. Informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk memahami kondisi organisasi, memantau kegiatan operasional, dan membantu pihak manajemen menentukan keputusan.

Menurut penjelasan [BINUS School of Information Systems], SIM merupakan sistem yang mengolah, menganalisis, dan menampilkan data agar dapat digunakan untuk kebutuhan pengambilan keputusan. Pengertian ini menunjukkan bahwa data memiliki nilai lebih ketika sudah diolah menjadi informasi yang dapat dipahami dan dimanfaatkan.

Pemahaman tersebut juga berkaitan dengan penjelasan [IBM mengenai manajemen teknologi informasi]. IBM menjelaskan bahwa manajemen teknologi informasi mencakup pengelolaan perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan agar sistem teknologi dalam organisasi dapat berjalan secara efektif. Walaupun manajemen teknologi informasi tidak sama persis dengan SIM, keduanya memiliki keterkaitan dalam mendukung pengelolaan informasi di lingkungan bisnis.

Sistem Informasi Manajemen dalam Pandangan Perusahaan Teknologi

Berbagai perusahaan teknologi menyediakan solusi yang menggambarkan bagaimana informasi dikelola dalam kegiatan bisnis. Salah satunya adalah [Oracle melalui sistem Enterprise Resource Planning (ERP)]. ERP membantu perusahaan mengintegrasikan berbagai proses bisnis dalam satu sistem sehingga data dari beberapa bagian dapat dikelola secara lebih terhubung. Hal ini berkaitan dengan konsep SIM karena informasi yang berasal dari berbagai aktivitas perusahaan dapat dimanfaatkan untuk melihat kondisi bisnis secara lebih menyeluruh.

Hal serupa juga terlihat pada solusi bisnis yang dikembangkan [SAP], perusahaan penyedia perangkat lunak bisnis. Sistem yang ditawarkan SAP mendukung pengelolaan berbagai proses organisasi, termasuk keuangan, rantai pasok, dan sumber daya manusia. Informasi dari proses tersebut dapat membantu perusahaan memahami aktivitas operasionalnya dan mengurangi kesulitan akibat data yang tersebar di berbagai bagian.

Sementara itu, [Microsoft Dynamics 365] menyediakan aplikasi bisnis yang mendukung pengelolaan data dan proses kerja perusahaan. Informasi yang terhubung melalui aplikasi bisnis dapat membantu pengguna memperoleh gambaran yang lebih teratur mengenai kegiatan perusahaan. Penerapan teknologi seperti ini memperlihatkan bahwa pengelolaan informasi menjadi bagian penting dalam mendukung pekerjaan manajemen.

IBM juga menjelaskan bahwa [aplikasi perusahaan] dirancang untuk membantu menyederhanakan proses kerja, meningkatkan efisiensi, dan mendukung kolaborasi antarbagian organisasi. Dari berbagai contoh tersebut, dapat dipahami bahwa perusahaan teknologi memiliki pendekatan dan produk yang berbeda, tetapi banyak di antaranya mendukung kebutuhan yang berkaitan dengan pengelolaan informasi.

Memahami SIM melalui Contoh Sederhana

Pengertian Sistem Informasi Manajemen akan lebih mudah dipahami melalui kegiatan sehari-hari perusahaan. Misalnya, sebuah perusahaan ritel mencatat transaksi penjualan setiap hari. Catatan tersebut kemudian diolah menjadi laporan yang menunjukkan jumlah produk terjual, pendapatan, dan persediaan barang yang masih tersedia.

Melalui laporan tersebut, manajer dapat mengetahui produk yang paling banyak diminati serta barang yang perlu segera ditambah stoknya. Informasi yang sama juga dapat digunakan untuk membandingkan hasil penjualan dari periode sebelumnya. Dengan demikian, keputusan tidak hanya didasarkan pada perkiraan, tetapi juga mempertimbangkan data yang telah diolah.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa SIM bukan sekadar penggunaan komputer atau aplikasi. Hal yang lebih penting adalah proses mengubah data menjadi informasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Teknologi menjadi salah satu alat pendukung, sedangkan manusia dan prosedur tetap diperlukan agar informasi dapat dikelola serta digunakan secara tepat.

Berdasarkan berbagai penjelasan tersebut, Sistem Informasi Manajemen dapat dipahami sebagai suatu sistem yang membantu organisasi mengelola data menjadi informasi yang berguna bagi kegiatan manajemen. Konsep ini berkaitan dengan penggunaan manusia, prosedur, data, dan teknologi yang saling mendukung untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan.

Penerapan sistem bisnis dari perusahaan seperti IBM, Oracle, SAP, dan Microsoft memperlihatkan beragam cara teknologi mendukung pengelolaan informasi dalam organisasi. Meskipun produk dan ruang lingkupnya berbeda, pengelolaan informasi tetap menjadi bagian penting dalam membantu perusahaan memahami kondisi operasional dan menentukan langkah bisnisnya.

Sumber:

(https://sis.binus.ac.id/2022/01/10/mengenal-sistem-informasi-manajemen/)

https://www.ibm.com/think/topics/it-management

https://www.ibm.com/think/topics/enterprise-applications

https://www.microsoft.com/en-us/dynamics-365

Ditulis Oleh: Danin Pradintya Basuki, Marsela Juliyana, Nabila Khoirun Nisa