Gaji Pertama Kepotong Pajak? Ini Penjelasan Simpelnya Buat Gen Z

Saat ini saya bekerja dan berkuliah di Universitas Pamulang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan Program Studi Akuntansi Perpajakan D4
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Diva Rahmani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Baru pertama kali kerja, gaji masuk, tapi kok jumlahnya lebih kecil dari yang dijanjikan? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak Gen Z yang kaget waktu lihat slip gaji pertama karena ada potongan pajak. Pertanyaannya: itu normal nggak sih? Jawabannya: normal banget.
Nah, biar kamu nggak bingung lagi, ini penjelasan simpel tentang pajak buat kamu yang baru mulai kerja.
Kenapa Gaji Bisa Kepotong Pajak?
Saat kamu sudah punya penghasilan, kamu termasuk wajib pajak. Artinya, sebagian dari penghasilan kamu akan dipotong untuk pajak penghasilan atau biasa disebut PPh 21. Biasanya perusahaan langsung memotong pajak ini sebelum gaji ditransfer ke rekening kamu.
Jadi sebenarnya kamu nggak “bayar sendiri”, tapi perusahaan yang mengurus dan menyetorkan pajak kamu ke negara.
Makanya jumlah yang kamu terima bisa lebih kecil dari gaji kotor (gross salary) yang ditawarkan.
Gaji Berapa Sih yang Kena Pajak?
Nggak semua gaji langsung kena pajak. Pemerintah punya batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP). Kalau penghasilan kamu masih di bawah batas ini, pajaknya bisa nol.
Contohnya:
• Gaji sekitar UMR → biasanya pajak sangat kecil atau bahkan nol
• Gaji lebih besar → potongan pajak mulai terasa
• Sudah punya tunjangan / bonus → pajak bisa ikut naik
Jadi kalau gaji kamu kepotong sedikit, itu sebenarnya masih normal.
Kenapa Pajak Penting Buat Gen Z?
Mungkin kamu mikir, “Loh, baru juga kerja udah dipotong.” Tapi pajak itu bukan cuma kewajiban, ada manfaatnya juga.
Pajak sebenarnya bukan sekadar potongan yang mengurangi gaji. Pajak memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sering tidak disadari. Jalan yang kamu lewati, transportasi umum, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga berbagai bantuan sosial berasal dari dana pajak. Dengan kata lain, sebagian dari penghasilan yang dipotong itu kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk fasilitas publik.
Freelance atau Side Hustle Juga Kena Pajak?
Ini yang sering nggak disadari Gen Z. Kalau kamu:
• Freelance desain
• Content creator
• Affiliate marketing
• Jualan online
• Jadi streamer / gamer
• Side hustle lainnya
Itu juga termasuk penghasilan dan tetap ada aturan pajaknya. Bedanya, kalau karyawan pajak dipotong perusahaan, kalau freelance kamu yang perlu lapor sendiri.
Harus Takut Nggak Sama Pajak?
Nggak perlu. Pajak itu sebenarnya sederhana kalau kamu sudah paham konsep dasarnya:
Kamu bekerja, mendapatkan penghasilan, lalu sebagian kecilnya dipotong sebagai pajak. Selama kamu karyawan, biasanya semua sudah diurus oleh perusahaan. Kamu hanya perlu mengecek slip gaji untuk melihat rincian potongannya. Setelah memahami alurnya, potongan pajak tidak lagi terasa membingungkan.
Sesimpel itu.
Tips Buat Gen Z Biar Nggak Kaget Lagi
Biar lebih siap, ini tips simpel:
• Selalu tanya gaji gross atau net saat interview
• Minta contoh slip gaji kalau memungkinkan
• Jangan kaget kalau ada potongan kecil
• Simpan slip gaji untuk arsip
• Mulai belajar dasar pajak dari sekarang
Semakin cepat kamu paham, semakin santai kamu ngadepin potongan gaji.
Kesimpulannya
Gaji pertama kepotong pajak itu hal yang normal dan memang bagian dari sistem kerja. Selama potongannya wajar dan jelas di slip gaji, kamu nggak perlu khawatir. Justru ini tanda kamu sudah masuk ke dunia kerja profesional.
Buat Gen Z, memahami pajak sejak awal itu penting. Bukan cuma biar nggak kaget, tapi juga biar kamu lebih siap mengatur keuangan, apalagi kalau nanti punya side hustle atau penghasilan tambahan.
Jadi, kalau gaji pertama kamu kepotong pajak? Santai. Kamu cuma lagi naik level jadi warga negara yang produktif.
