Mahasiswa KKN Tematik Unhas Hadirkan Rancangan Logo Desa Bonto Tallasa

Mahasiswa Statistika (S1) Universitas Hasanuddin
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Divana Maharani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam upaya memperkuat identitas visual Desa Bonto Tallasa, mahasiswa KKN Tematik Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja kelompok berupa Perancangan dan Pembuatan Logo Resmi Desa. Program ini ditutup dengan penyerahan hasil desain logo beserta makna filosofisnya kepada Pemerintah Desa Bonto Tallasa pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Kantor Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng.
Program diawali dengan kegiatan observasi untuk mengenali karakteristik, potensi, sejarah, serta kondisi geografis Desa Bonto Tallasa. Selama proses perancangan, mahasiswa KKN didampingi oleh pemerintah desa sehingga setiap elemen yang dituangkan dalam desain benar-benar merepresentasikan identitas dan nilai-nilai yang dimiliki desa. Pendekatan tersebut dilakukan agar logo yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki makna yang kuat dan relevan dengan karakter Desa Bonto Tallasa.
Melalui proses diskusi, penyempurnaan desain, hingga finalisasi, mahasiswa menyusun sebuah rancangan logo yang memuat unsur-unsur khas desa beserta penjelasan mengenai makna filosofis dari setiap elemen yang digunakan. Hasil rancangan ini kemudian diserahkan kepada Pemerintah Desa Bonto Tallasa sebagai referensi apabila di masa mendatang desa menetapkan logo resmi sebagai identitas visual pemerintahan.
Koordinator Desa KKN Tematik Pemberdayaan Desa, Divana Maharani Dewi, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menghasilkan sebuah desain, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam karakteristik desa melalui pendekatan observatif.
"Pembuatan logo desa bukan hanya tentang menghasilkan desain yang menarik, tetapi juga memahami identitas desa melalui pengamatan dan diskusi bersama pemerintah desa. Kami berharap rancangan logo ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat apabila nantinya Desa Bonto Tallasa menetapkan logo resmi sebagai identitas visual desa," ujar Divana.
Kepala Desa Bonto Tallasa mengapresiasi hasil karya mahasiswa KKN yang dinilai telah menggambarkan karakter desa dengan baik.
"Kami senang karena adik-adik KKN tidak hanya membuat sebuah logo, tetapi juga menjelaskan makna di balik setiap elemennya. Desain ini bisa menjadi referensi yang sangat baik bagi pemerintah desa apabila ke depan kami menetapkan logo resmi Desa Bonto Tallasa," ungkap Kepala Desa Bonto Tallasa.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin berharap hasil rancangan logo dapat menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat identitas Desa Bonto Tallasa. Selain memberikan rekomendasi identitas visual bagi pemerintah desa, program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kemampuan analisis, kreativitas, dan kolaborasi dalam menghasilkan karya yang sesuai dengan karakter serta potensi desa.
