Konten dari Pengguna

Plate Heat Exchanger: Definisi, Fungsi, & Peranannya dalam Sistem Heat Exchanger

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hasil pengeringan ikan dari plate heat exchanger. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hasil pengeringan ikan dari plate heat exchanger. Foto: Pexels

Plate heat exchanger merupakan salah satu perangkat penting dalam dunia industri pangan yang berperan dalam proses pertukaran panas. Teknologi ini banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi sistem, mulai dari pengolahan makanan hingga pengeringan hasil laut. Artikel ini akan membahas pengertian, cara kerja, dan keunggulan plate heat exchanger beserta penerapannya di bidang pengeringan ikan.

Pengertian Heat Exchanger dan Fungsinya

Menurut laporan Analisis Heat Exchanger sebagai Alat Pengering Ikan dengan Memanfaatkan Panas Gas Buang Mesin Diesel oleh Muardi, heat exchanger (penukar kalor) adalah suatu alat yang menghasilkan perpindahan panas dari suatu fluida ke fluida lain. Perpindahan panas terjadi akibat adanya perbedaan temperatur pada satu atau dua media.

Definisi Heat Exchanger

Secara sederhana, heat exchanger berarti alat penukar panas. Prinsip dasarnya adalah memanfaatkan perbedaan suhu antara dua cairan atau gas agar panas dapat berpindah secara efisien.

Fungsi Umum Heat Exchanger dalam Industri

Di berbagai sektor, heat exchanger berfungsi untuk menghemat energi dan mempercepat proses produksi. Contohnya, di industri makanan, alat ini menjaga suhu bahan baku tetap stabil.

Prinsip Kerja Heat Exchanger

Prinsip kerja heat exchanger didasarkan pada perpindahan kalor, yakni panas akan mengalir dari fluida bersuhu tinggi ke fluida bersuhu lebih rendah melalui permukaan pemisah.

Contoh Aplikasi Heat Exchanger

Aplikasi heat exchanger sangat luas, misalnya pada sistem pendingin mesin, pabrik kimia, hingga pengeringan ikan dengan memanfaatkan panas buang mesin.

Mengenal Plate Heat Exchanger

Plate heat exchanger adalah salah satu jenis heat exchanger yang menggunakan pelat tipis sebagai media pertukaran panas. Alat ini dikenal sangat efisien dan mudah dalam perawatan.

Apa itu Plate Heat Exchanger?

Plate heat exchanger terdiri dari serangkaian pelat tipis yang saling bertumpuk dan membentuk celah untuk aliran cairan panas dan dingin. Setiap pelat dirancang agar panas berpindah secara maksimal.

Cara Kerja Plate Heat Exchanger

Cairan panas dan dingin mengalir secara bergantian di antara pelat-pelat tersebut. Dengan permukaan kontak yang luas dan jalur aliran tipis, panas berpindah dengan cepat tanpa tercampur.

Berdasarkan jurnal Proses Perbaikan Plate Heat Exchanger Tipe M15 di PT. Janata Marina Indah (JMI) Semarang karya Adi Kurniawan Yusim dkk., plate heat exchanger (PHE) terdiri dari pelat-pelat yang dibentuk dan ditumpuk sedemikian rupa, sehingga alur aliran fluida akan terpisahkan. Dengan demikian, kedua fluida yang energinya dipertukarkan tidak saling bercampur.

Kelebihan dan Kekurangan Plate Heat Exchanger

Keunggulan utamanya antara lain efisiensi tinggi, desain kompak, dan kemudahan perawatan. Namun, alat ini kurang cocok untuk cairan yang kental atau mengandung partikel besar, karena bisa menyebabkan penyumbatan.

Plate Heat Exchanger dalam Pengeringan Ikan

Dalam proses pengeringan ikan, plate heat exchanger memanfaatkan panas gas buang mesin diesel sebagai sumber energi. Cara ini dinilai hemat energi dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional.

Pemanfaatan Panas Gas Buang Mesin Diesel

Gas buang dari mesin diesel yang masih memiliki suhu tinggi diarahkan ke plate heat exchanger. Panasnya kemudian digunakan untuk mengeringkan ikan tanpa membakar bahan bakar tambahan.

Analisis Efisiensi Plate Heat Exchanger pada Pengering Ikan

Alat ini mampu menjaga kualitas ikan kering, menghemat biaya operasional, dan mempersingkat waktu pengeringan.

Kesimpulan

Plate heat exchanger menawarkan solusi efisien dan ekonomis dalam berbagai aplikasi industri, termasuk pengeringan ikan. Dengan keunggulan desain yang ringkas dan efisiensi tinggi, alat ini menjadi andalan banyak sektor.

(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)