Konten dari Pengguna

Bukan Fiksi! Ternyata Ada Jamur Pemakan Plastik di Dunia Nyata!

Elbert Tanujaya

Elbert Tanujaya

Pelajar SMA Citra Berkat Tangerang

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Elbert Tanujaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sampah plastik telah menjadi salah satu ancaman serius bagi lingkungan hidup kita saat ini. Permasalahan tentang sampah plastik masih belum selesai dan dapat menjadi hal yang perlu diperhatikan karena pertumbuhan limbah plastik yang tidak dapat dikendalikan. Masalah banyaknya sampah plastik disebabkan oleh ulah manusia sendiri yang masih kurang sadar akan bahayanya penggunaan plastik sekali pakai dan membuangnya sembarangan. Dampak dari adanya sampah plastik menimbulkan banyaknya perubahan pada dunia kita, seperti meningkatnya resiko banjir, timbulnya pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem, serta kehidupan makhluk hidup yang semakin terancam.

Sumber Ilustrasi: dibuat dengan bantuan AI (SoraAI, 2025)
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Ilustrasi: dibuat dengan bantuan AI (SoraAI, 2025)

Penemuan Jamur Pemakan Plastik

Dibalik banyaknya masalah lingkungan yang diakibatkan oleh sampah plastik, beberapa peneliti menemukan jamur Pestalotiopsis microspora, yang dapat memakan sampah plastik di Hutan Amazon. Penemuan jamur ini dapat menjadi sebuah peluang untuk mengatasi permasalahan sampah plastik yang sulit terurai. Penemuan jamur ini ditemukan oleh Mahasiswa dan peneliti dari Yale University, Amerika Serikat, saat mereka sedang melakukan penelitian di Hutan Amazon, Ekuador pada tahun 2011.

Memiliki kemampuan yang unik

Tidak hanya memiliki kemampuan untuk mengurai plastik secara alamiah, ternyata jamur Pestalotiopsis microspora memiliki beberapa kemampuan unik yang cukup menakjubkan. Salah satu keistimewaan dari jamur Pestalotiopsis microspora adalah kemampuannya yang dapat hidup di kondisi anaerob, berarti jamur ini dapat hidup di lingkungan atau tempat yang minim oksigen. Selain itu, jamur yang dijuluki sebagai jamur pemakan plastik ini, ternyata tidak hanya menguraikan plastik, tetapi juga mengubah bahan plastik menjadi bahan yang ramah bagi lingkungan dengan bantuan enzim. Dikutip dari Profesor Scott Strobel, pemimpin tim peneliti dari Yale University, jamur Pestalotiopsis microspora memiliki kemampuan untuk mengurai poliuretan dengan bantuan enzim, bahkan dalam kondisi tanpa oksigen. Kemampuan ini membuka peluang untuk mengelola limbah plastik secara lebih ramah lingkungan.

Sumber Ilustrasi: dibuat dengan bantuan AI (SoraAI, 2025)

Potensi Jamur Pemakan Plastik

Penemuan jamur pestalotiopsis microspora menjadi sebuah kunci awal dan dapat berpotensi besar dalam membantu pengelolaan limbah plastik di masa yang mendatang. Kemampuannya yang istimewa telah menjadi hal yang menjanjikan dalam penanganan limbah plastik. Bila penelitian jamur Pestalotiopsis microspora ini terus dikembangkan, jamur ini dapat menjadi sebuah solusi yang efektif dan dimanfaatkan sebagai upaya dalam menghadapi limbah plastik yang sulit dikontrol.