Konten dari Pengguna

KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Moderasi Beragama di Tiga Sekolah Mlilir

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Farida Putri Ramadhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Moderasi Beragama di Tiga Sekolah Mlilir
zoom-in-whitePerbesar

Menciptakan Keharmonisan dalam Perbedaan

Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 10 Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang menggelar kunjungan edukatif bertema moderasi beragama ke 3 sekolah di Mlilir di antaranya, MI Mlilir, SD N 01 Mlilir, dan SD N 2 Mlilir pada tanggal 23, 24, dan 28 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja divisi pendidikan dan keagamaan dan disambut baik oleh pihak sekolah. Sosialisasi ini penting untuk disampaikan dengan tujuan agar anak-anak sejak kecil memperoleh bekal pengetahuan tentang menghargai perbedaan. "Kegiatan ini sangat positif dan perlu disampaikan kepada anak. " Ujar pak Amin sebagai salah satu guru.

Sosialisasi ini tidak hanya sekadar melaksanakan program KKN UIN Walisongo, akan tetapi juga menunjukan kepedulian mahasiswa KKN terhadap kasus intoleransi di Indonesia. "Di desa Mlilir memang mayoritas muslim, tapi bukan berarti kita menyepelekan pengetahuan tentang moderasi beragama, justru ketika mayoritas muslim penting memahami moderasi beragama agar suatu saat kita bertemu dengan berbeda agama kita bisa lebih menghargai dan tidak berlebihan dalam beragama." Ujar Taqwa sebagai koordinator desa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 10. Mahasiswa KKN membawa materi seputar pengertian, manfaat, istilah, dan bentuk-bentuk moderasi beragama.

Kegiatan berlangsung di kelas 6 di setiap sekolah dengan interaktif. Begitupun dengan antusias siswa juga tinggi. Materi diawali dengan menyanyi ragam agama di Indonesia dan teori moderasi beragama.

Di akhir penyampaian materi tim KKN juga memberikan sebuah video Nisa dan Rara tema toleransi sebagai gambaran praktik moderasi beragama. Sehingga siswa dapat memahami lebih jelas mengenai moderasi beragama. Siswa juga menyampaikan pelajaran yang didapat dari video animasi tersebut, agar siswa dapat merefleksi diri tentang teori yang sudah disampaikan.

"Salam moderasi, Toleransi Cinta damai Hidup rukun." Ujar Saniyah sebagai anggota KKN MIT UIN Walisongo Semarang.

Dengan adanya edukasi ini diharapkan bisa memberikan aksi nyata dalam menciptakan keharmonisan dalam perbedaan.