Konten dari Pengguna

KKN UIN Walisongo Gelar Workshop Pembuatan Sabun Ecoenzym di Desa Johorejo

FATHIA SUKMA ANANDA UIN Walisongo Semarang

FATHIA SUKMA ANANDA UIN Walisongo Semarang

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari FATHIA SUKMA ANANDA UIN Walisongo Semarang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto bersama dengan Peserta Workshop Pelatihan Sabun Ecoenzym
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama dengan Peserta Workshop Pelatihan Sabun Ecoenzym

Desa Johorejo, 23 Agustus 2025 – Tim KKN Posko 13 Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang mengadakan workshop pembuatan sabun ramah lingkungan yang berlangsung di Aula Balai Desa Johorejo. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya tentang pembuatan Ecoenzym dan diikuti oleh 50 peserta dari masyarakat setempat.

Workshop dipandu langsung oleh Asyrof Naf’il, seorang mahasiswa S2 Universitas Diponegoro yang juga seorang public speaker handal. Dalam sesi pelatihan, Asyrof membagikan ilmu dan teknik pembuatan sabun berbahan dasar Ecoenzym yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan oleh warga.

Kholis, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Johorejo, menyampaikan apresiasinya atas program ini. "Alhamdulillah, tim KKN UIN Walisongo kembali memberikan pelatihan yang sangat bermanfaat. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari workshop tahun lalu mengenai Ecoenzym, dan sekarang kita belajar membuat sabun ramah lingkungan yang terbuat dari bahan tersebut," ujarnya.

Antusiasme peserta juga sangat terlihat selama workshop berlangsung. Para warga tidak hanya aktif mengikuti pelatihan, tapi juga antusias mencoba praktik langsung pembuatan sabun tersebut.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan mahasiswa KKN UIN Walisongo terhadap upaya pelestarian lingkungan di Desa Johorejo. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menggunakan produk ramah lingkungan yang sehat dan mudah dibuat sendiri di rumah.

Dengan adanya pelatihan ini, warga Johorejo diharapkan dapat mengembangkan usaha mandiri berbasis produk sabun ramah lingkungan sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.

Kegiatan yang berjalan sukses dan lancar ini menegaskan kolaborasi positif antara kampus dan masyarakat desa dalam menggerakkan program pemberdayaan yang bermanfaat dan berkelanjutan.***

Fathia Sukma Ananda, Mahasiswi Ilmu Falak Posko 13 KKN UIN Walisongo Semarang