Konten dari Pengguna

Peran Aktif Ibu PKK dan Mahasiswa KKN Dalam Penurunan Stunting di Desa Jatijajar

Pemaparan materi rembug stunting bersama perangkat desa dan Ibu PKK Foto: Ryanti
zoom-in-whitePerbesar
Pemaparan materi rembug stunting bersama perangkat desa dan Ibu PKK Foto: Ryanti

Semarang, 4 September 2025, Desa Jatijajar menggelar kegiatan rutin tahunan "Rembug Stunting," SMD (Musyawarah Masyarakat Desa), dan MMD (Musyawarah Masyarakat Desa). Acara ini berlangsung di balai desa dengan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat desa, seperti ibu-ibu PKK, Kepala Desa, perangkat desa, serta bidan setempat. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk membahas dan mengatasi permasalahan stunting yang menjadi salah satu fokus utama pembangunan kesehatan di desa.

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis yang dialami sejak dalam kandungan dan masa awal tumbuh kembang anak. Kondisi ini menyebabkan anak memiliki tinggi badan di bawah standar usia dan berpengaruh negatif pada perkembangan otak, sehingga berdampak pada kualitas sumber daya manusia masa depan. Penyebab utama stunting meliputi malnutrisi jangka panjang, pola asuh kurang tepat, kurangnya akses makanan bergizi, serta sanitasi dan pelayanan kesehatan yang terbatas.

Pemaparan disampaikan oleh kader PKD yang memahami kondisi kesehatan masyarakat lokal. Mereka mengidentifikasi masalah-masalah terkait stunting dan mengurutkan permasalahan berdasarkan prioritas agar ada langkah yang konkret dan hasil yang maksimal. Proses musyawarah ini sangat penting dalam menentukan arah intervensi yang tepat sasaran.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 31 UPGRIS turut berperan aktif dalam mendukung acara ini dengan menjadi MC, mengecek presensi tamu undangan, serta membagikan snack kepada peserta. Hal ini menunjukkan kolaborasi antara generasi muda dan warga masyarakat dalam upaya bersama menanggulangi stunting.

Menurut informasi dari laman Puskesmas Buayan Kebumen, Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) adalah forum musyawarah rutin yang melibatkan masyarakat desa untuk mendiskusikan berbagai program kesehatan dan pembangunan demi meningkatkan kualitas hidup. Rembug stunting dan kegiatan serupa adalah bagian dari MMD yang fokus pada permasalahan kesehatan anak guna menekan angka stunting di daerah masing-masing.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi semua pihak dalam masyarakat sangat penting untuk keberhasilan pembangunan kesehatan desa demi masa depan generasi yang lebih sehat.