KKN Tematik IPB Edukasi Abrasi dan Anti Bullying di SDN Trisik

Mahasiswa Meteorologi Terapan Institut Pertanian Bogor
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hafizh Kurnia Esa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kulon Progo – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, mahasiswa KKN Tematik IPB University Desa Banaran menggelar rangkaian kegiatan edukatif di SD Negeri Trisik pada 23–24 Juli 2025. Mengusung tema “Jelajah Pantai” dan “Aksi Teman Baik”, kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan mengenai mitigasi abrasi sekaligus menanamkan nilai-nilai anti bullying melalui pendekatan belajar yang interaktif dan menyenangkan.
Pemilihan dua tema tersebut didasarkan pada kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Banaran. Sebagai wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, Desa Banaran memiliki potensi risiko abrasi pantai sehingga penting bagi anak-anak untuk memahami penyebab, dampak, dan langkah-langkah kesiapsiagaan sejak dini. Di sisi lain, lingkungan sekolah juga menjadi tempat yang strategis untuk menanamkan karakter saling menghargai dan mencegah terjadinya perundungan.
Pada hari pertama, Kamis (23/7), kegiatan “Jelajah Pantai” diikuti oleh siswa kelas IV, V, dan VI. Acara diawali dengan pretest untuk mengetahui pengetahuan awal siswa mengenai abrasi, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, Bapak Anung Dumbo Pratikto, yang menjelaskan proses terjadinya abrasi, dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir, serta pentingnya upaya mitigasi sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa KKN Tematik IPB mengemas pembelajaran dalam bentuk empat pos permainan edukatif. Melalui berbagai simulasi dan tantangan, siswa diajak mengenali perubahan kondisi pantai akibat abrasi, memahami dampak yang ditimbulkan, menentukan barang-barang penting yang perlu dibawa saat keadaan darurat, serta menguji pemahaman mereka melalui permainan interaktif. Di setiap pos, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai konsep yang benar sehingga proses belajar tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan bekerja sama menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan. Kegiatan ditutup dengan posttest untuk melihat peningkatan pemahaman peserta, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada kelompok yang menunjukkan partisipasi terbaik selama kegiatan berlangsung.
Keesokan harinya, Jumat (24/7), mahasiswa KKN Tematik IPB melanjutkan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional melalui kegiatan “Aksi Teman Baik” yang diperuntukkan bagi siswa kelas I, II, dan III. Program ini dirancang untuk mengenalkan pentingnya sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Edukasi diawali dengan penampilan drama yang menggambarkan contoh perilaku bullying yang sering dijumpai di lingkungan sekolah beserta dampaknya terhadap korban. Penyampaian melalui media drama dipilih karena lebih mudah dipahami oleh anak-anak sekaligus mampu menggambarkan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Selanjutnya, siswa mengikuti berbagai permainan edukatif yang mengajak mereka membedakan tindakan yang termasuk bullying dan bukan bullying, serta mengenalkan berbagai perilaku positif yang mencerminkan sikap saling peduli dan menghargai sesama. Suasana belajar yang dikemas melalui permainan membuat siswa lebih aktif berpartisipasi sekaligus memahami bahwa tindakan sederhana, seperti mengejek, mengucilkan, atau mendorong teman, dapat memberikan dampak buruk bagi orang lain.
Melalui dua program tersebut, mahasiswa KKN Tematik IPB berharap siswa SD Negeri Trisik tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan mengenai kesiapsiagaan menghadapi abrasi, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan bebas dari perundungan. Pendekatan belajar sambil bermain diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan sekaligus memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata KKN Tematik IPB University dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pendidikan yang kontekstual dan partisipatif. Dengan mengangkat isu mitigasi bencana pesisir serta pembentukan karakter anak, mahasiswa berharap dapat menumbuhkan generasi yang tidak hanya lebih tangguh menghadapi tantangan lingkungan, tetapi juga memiliki kepedulian, empati, dan semangat untuk saling menjaga satu sama lain.
