Press Release KKN Kelompok 3 UNIDA Bogor - Opening Ceremony di Desa Bendungan

Mahasiswa Universitas Djuanda
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Haklima Bintang Wulandari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Desa Bendungan, 28 Juli 2026 – Kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Djuanda secara resmi melaksanakan Opening Ceremony KKN pada Selasa, 28 Juli 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Kantor Desa Bendungan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa di Desa Bendungan sekaligus memperkuat sinergi antara Universitas Djuanda, Pemerintah Desa Bendungan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa melalui berbagai program kerja yang telah dirancang.

Opening Ceremony dihadiri oleh Kepala Desa Bendungan, Ibu Hj. Nemi Nuraeni, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Palahudin, S.E., M.E., mahasiswa KKN Kelompok 3 Universitas Djuanda, perangkat Desa Bendungan, serta warga setempat yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN Tahun 2026.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKN dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum memasuki agenda sambutan dari para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bapak Palahudin, S.E., M.E. selaku Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Beliau berharap mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, menjaga nama baik Universitas Djuanda, serta membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa Bendungan, Ibu Hj. Nemi Nuraeni. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN Kelompok 3 Universitas Djuanda. Beliau berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi mitra bagi pemerintah desa dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu berbaur dengan masyarakat, memahami kondisi desa secara langsung, serta melaksanakan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa Bendungan.
Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN, dilakukan penyerahan mahasiswa KKN secara simbolis dari Universitas Djuanda kepada Pemerintah Desa Bendungan. Prosesi tersebut menjadi tanda dimulainya kolaborasi antara pihak universitas dan pemerintah desa dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan draft program kerja (proker) KKN Kelompok 3 kepada Pemerintah Desa Bendungan. Penyerahan draft program kerja ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa KKN sekaligus menjadi dasar koordinasi antara mahasiswa dengan pemerintah desa. Program-program yang disusun mencakup bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM dan ekonomi masyarakat, lingkungan, sosial kemasyarakatan, serta berbagai kegiatan lain yang disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan potensi Desa Bendungan.
Usai rangkaian Opening Ceremony, mahasiswa KKN Kelompok 3 langsung melaksanakan survei lapangan ke beberapa potensi usaha unggulan yang ada di Desa Bendungan, yaitu budidaya jamur tiram dan UMKM Keripik Pisang Sale. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengenali potensi desa sekaligus menghimpun informasi sebagai bahan penyusunan dan penyempurnaan program kerja, khususnya pada bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan UMKM.
Pada lokasi budidaya jamur tiram, mahasiswa melakukan observasi terhadap proses budidaya, mulai dari persiapan media tanam (baglog), proses perawatan, hingga panen. Mahasiswa juga berdiskusi dengan pengelola mengenai proses produksi, kendala yang dihadapi, strategi pemasaran, serta peluang pengembangan usaha yang masih dapat ditingkatkan. Sementara itu, di UMKM Keripik Pisang Sale, mahasiswa mengamati proses pengolahan produk, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran. Diskusi bersama pelaku UMKM dilakukan untuk menggali informasi mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha, termasuk pada aspek pemasaran, desain kemasan, legalitas usaha, serta penguatan identitas produk.
Hasil survei memberikan gambaran awal mengenai potensi Desa Bendungan yang memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan, baik melalui sektor budidaya jamur tiram maupun usaha olahan pangan berupa keripik pisang sale. Informasi yang diperoleh selama observasi akan menjadi dasar dalam merancang berbagai program pendampingan, seperti penguatan branding, pembuatan identitas usaha, pengembangan desain kemasan, strategi pemasaran digital, hingga pendampingan administrasi usaha. Program-program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Bendungan.
Rangkaian Opening Ceremony yang dilanjutkan dengan kegiatan survei lapangan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Bendungan, perangkat desa, pelaku UMKM, dan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi serta kerja sama yang baik sejak awal pelaksanaan KKN, seluruh program kerja yang telah direncanakan diharapkan dapat berjalan secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.
Sebagai awal dari masa pengabdian di Desa Bendungan, mahasiswa KKN Kelompok 3 Universitas Djuanda berkomitmen untuk melaksanakan setiap program kerja dengan penuh tanggung jawab, semangat kolaborasi, dan kepedulian terhadap masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat, diharapkan seluruh program yang akan dilaksanakan mampu memberikan dampak positif serta berkontribusi terhadap kemajuan dan pemberdayaan Desa Bendungan secara berkelanjutan.
"Bersama Mengabdi, Berkarya, dan Memberdayakan Masyarakat Desa Bendungan Menuju Desa yang Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan."
