Sekolah Lapang ATINA: Perkuat Petambak Udang Windu Menghadapi Perubahan Iklim

Lebih dari 20 tahun sebagai tenaga ahli pendamping teknis budidaya udang dan Internal auditor standar budidaya udang windu tradisional
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendra Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan


Pinrang, Rabu, 14 Oktober 2026 — PT Alter Trade Indonesia (ATINA) bersama Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai dampak perubahan kondisi cuaca terhadap kualitas air tambak dan kesehatan udang windu (Penaeus monodon). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Lapang Petambak yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan petambak dalam menghadapi dinamika cuaca pada akhir tahun 2026 hingga sepanjang tahun 2027.
Melalui sosialisasi ini, petambak didorong untuk menyesuaikan jadwal persiapan tambak, penebaran benur, pengelolaan kualitas air, serta waktu panen berdasarkan prakiraan musim dan kondisi aktual di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu petambak mengantisipasi risiko pada setiap tahapan budidaya, meminimalkan potensi kegagalan panen, serta menjaga produktivitas tambak secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti oleh petambak dari wilayah Madro–Sompe, Kabupaten Pinrang. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menyampaikan ketertarikan untuk menerapkan informasi yang diperoleh dalam pengelolaan tambak masing-masing.
Kolaborasi antara ATINA, Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang, dan petambak melalui program Sekolah Lapang diharapkan dapat memperkuat kapasitas petambak dalam menerapkan budidaya udang windu yang adaptif terhadap perubahan iklim, berwawasan lingkungan, dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.
Dengan memahami prakiraan cuaca dan merencanakan siklus budidaya secara tepat, petambak diharapkan mampu mengelola risiko dengan lebih baik, meningkatkan peluang keberhasilan panen, serta menjaga keberlanjutan budidaya udang windu di Kabupaten Pinrang.
