Cara Mengisi Daya Mobil Listrik di Rumah, Bisa Pakai 2 Perangkat

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil listrik, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya di rumah juga semakin tinggi. Sebab ramah lingkungan, mengisi daya mobil listrik di rumah juga dapat memberikan kemudahan dan efisiensi waktu bagi pemilik kendaraan.
Ada banyak cara yang bisa dipilih, mulai dari menggunakan colokan standar hingga instalasi home charging station khusus. Agar lebih paham, yuk simak tata cara mengisi daya mobil listrik di rumah selengkapnya di bawah ini.
Jenis-jenis Pengisian Daya Mobil Listrik di Rumah
1. Menggunakan Colokan Standar (Level 1 Charging)
Menurut laman Electric Vehicle Council, metode paling dasar untuk mengisi daya mobil listrik adalah menggunakan stop kontak rumah biasa. Metode ini dikenal sebagai level 1 charging. Meskipun praktis karena tidak memerlukan instalasi tambahan, tapi kecepatan pengisiannya sangat lambat, yakni sekitar 1-4 km setiap 10 menit.
Level 1 charging cocok untuk pengguna yang memiliki waktu terbatas di rumah atau tidak terlalu sering bepergian jauh. Namun, untuk kendaraan dengan baterai besar, metode ini tidak efisien.
2. Menggunakan Home Charging Station (Level 2 Charging)
Untuk pengisian lebih cepat dan aman, banyak pemilik mobil listrik memilih level 2 charging. Level 2 menggunakan perangkat khusus bernama EVSE (Electric Vehicle Supply Equipment) yang diinstal oleh teknisi profesional. Perangkat ini dapat menambah jarak tempuh mobil sebanyak 4-12 km setiap 10 menit.
Level 2 charging memerlukan instalasi listrik tambahan, tetapi menawarkan efisiensi yang jauh lebih tinggi dibandingkan Level 1. Bahkan beberapa mobil listrik bisa terisi penuh hanya dalam waktu 4–8 jam, tergantung kapasitas baterainya.
Tips Aman Mengisi Daya Mobil Listrik di Rumah
1. Gunakan Perangkat Bersertifikat
Selalu gunakan perangkat charger yang telah bersertifikat dan direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan. Hal ini untuk menghindari risiko korsleting atau kerusakan sistem kelistrikan di rumah.
2. Pastikan Instalasi Dilakukan oleh Profesional
Instalasi EVSE sebaiknya dilakukan oleh teknisi profesional untuk memastikan keamanan dan kesesuaian dengan sistem kelistrikan rumah Anda.
3. Hindari Kabel Ekstensi
Sebisa mungkin hindari menggunakan kabel ekstensi untuk mengisi daya, terutama pada level 1 charging. Penggunaan kabel tambahan dapat menyebabkan panas berlebih dan meningkatkan risiko kebakaran.
Kelebihan Mengisi Daya Mobil Listrik di Rumah
1. Hemat Biaya Operasional
Meskipun biaya instalasi memang menguras dompet, tapi pengisian daya di rumah jauh lebih murah dibandingkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dalam jangka panjang.
2. Praktis dan Efisien
Dengan memiliki perangkat pengisian daya mobil listrik di rumah, Anda bisa charging mobil saat malam dan bangun dengan baterai sudah penuh. Tidak perlu antre di SPKLU, tidak perlu keluar rumah, dan bisa langsung berkendara di pagi hari.
3. Ramah Lingkungan
Dengan menggunakan listrik dari sumber energi bersih, seperti panel surya di rumah, Anda turut mendukung transisi energi hijau dan mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi.
Kesimpulan
Mengisi daya mobil listrik di rumah adalah pilihan praktis yang dapat menghemat waktu dan biaya jika dilakukan dengan benar. Anda bisa memilih antara level 1 dan level 2 charging sesuai kebutuhan dan kemampuan instalasi listrik di rumah.
Dengan memerhatikan tips keselamatan dan menggunakan perangkat yang sesuai standar, aktivitas pengisian daya akan menjadi lebih efisien dan aman.
Baca Juga: 5 Mobil Listrik Keluarga Kapasitas 7 Orang yang Tersedia di Pasar Indonesia
(DEL)
