Panduan Komplet untuk Hijabers Kekinian (Bagian 1)
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjadi seorang hijaber enggak membatasi pilihan busanamu. Sebaliknya, dengan memakai hijab, kamu memiliki aksesori tambahan untuk mendandani atau mengubah pakaian sederhana menjadi penuh gaya.
Hijab dapat dikenakan dengan berbagai cara dan dapat disesuaikan dalam banyak kesempatan, sehingga sangat penting bagi kamu untuk mengetahui tentang berbagai bahan, warna, dan gaya hijab yang harus kami miliki.
Dikutip dari AbayaButh.com, berikut panduan komplit untuk hijabers kekinian agar penampilan kamu semakin trendi dan ciamik.
Pahami pentingnya bahan dan tekstur hijab
Memilih gaya hijab sering berdasarkan selera masing-masing, namun mempertimbangkan bahannya dengan cermat akan membantu kenyamanan dan menciptakan tampilan yang maksimal sesuai kebutuhan. Berikut contoh kain dan bahan hijab.
Sutra: Kain mewah ini biasanya hadir dalam dua potongan hijab yang berbeda, yaitu persegi panjang dan persegi. Sutra sering dimodifikasi pada acara-acara khusus. Satu yang paling menantang ketika menggunakan bahan ini adalah teksturnya yang halus, oleh karena itu kamu perlu melilitkan kain di lingkaran leher.
Modal: Bisa dibilang modal adalah jilbab yang paling umum digunakan. Jenis kain ini dapat ditata dengan mudah tanpa takut tergelincir. Teksturnya yang lembut menjadikan bahan modal serbaguna yang dapat dikenakan dalam berbagai macam kesempatan.
Jersey: Hijab jersey adalah pilihan nomor satu untuk wanita yang mencari tampilan nyaman namun tetap bergaya. Bahan ini paling sering ditata pas melingkari wajah karena menawarkan tampilan yang ramping dan trendi.
Chiffon: Bahan chiffon merupakan suatu keharusan untuk menjadi koleksi di lemarimu. Kain ini bertekstur sangat ringan dan halus, sehinga cocok untuk dipakai pada acara khusus.
Georgette: Sedikit lebih tebal dari chiffon dan berasal dari keluarga yang sama dengan sutra, jilbab georgette menawarkan pilihan gaya anti repot yang akan memastikan tampilanmu menawan sepanjang hari.
Hijab yang harus kamu hindari
Selain rekomendasi kain yang wajib kamu miliki, penting untuk mengetahui berbagai gaya dan desain hijab yang harus dihindari. Pastikan kamu merasa nyaman dan percaya diri dengan hijab pilihan kamu.
Pertama, hindari kerudung berbahan tipis. Tak hanya membuat kamu merasa enggak nyaman dan enggak percaya diri, hijab jenis ini akan memperlihatkan rambutmu dengan jelas. Jadi, jangan tergoda meski kerudung tipis cenderung berbahan adem.
Kedua, jangan memilih hijab yang terlalu pendek, karena tidak akan pas di kepala kamu. Sebelum membeli, lebih baik mencoba atau bertanya kepada si penjual mengenai ukurannya dengan detail jika kamu memutuskan membeli online.
Cara memakai hijab dengan gaya klasik
Hijab bergaya klasik cocok dengan banyak OOTD, seperti abaya hingga berbagai macam gaun untuk acara formal, acara tertentu, atau hanya sekadar untuk hang out di akhir pekan. Gaya hijab klasik dapat dikenakan dengan sepasang sepatu kets atau mantel yang elegan untuk hasil akhir yang sangat memukau. Berikut cara yang dapat kamu ikuti.
Ambil hijab persegi dan lipat menjadi bentuk segitiga di sekitar wajah, pastikan bentuknya melengkung sempurna di atas dahi
Gunakan peniti untuk mengamankan di bawah leher dan pastikan kedua ujung yang longgar ditempatkan secara merata di kedua sisi kepala
Silangkan masing-masing ujung ke ujung yang lain, lingkarkan dengan kuat di leher dan gunakan pin lain untuk mengencangkan di bagian belakang
Pastikan kamu menyelipkan semua kain hijab di bawah kemeja kerja, midi dress atau kimono elegan yang kamu gunakan.
Cara memakai hijab untuk acara formal
Gaya hijab profesional melambangkan keanggunan. Oleh karena itu, kamu membutuhkan sedikit detail untuk ditambahkan pada penampilan. Opsi ini paling ciamik ditata dengan jas dan kemeja, atau pakaian lain yang memiliki garis tegas dan struktur yang memancarkan profesionalisme. Berikut ini cara bagaimana menata hijab untuk acara formal.
Gunakan ciput atau dalaman hijab
Pilih hijab persegi panjang dan gunakan di kepala dengan menyisakan satu sisi lebih pendek
Sematkan pin atau peniti pada kedua sisi di bagian bawah depan telinga
Ambil sisi yang lebih panjang untuk di lilit melingkari kepala dengan sedikit melonggarkan lilitan di bagian bawah dagu
Setelah itu, ambil ujung kain yang telah dililit untuk dimasukkan ke bagian dalam bagian yang longgar di bawah dagu
Rapikan dan kencangkan kain bagian atas kepala dan di bawah dagu
Ambil bagian yang lebih panjang untuk dililitkan sekali lagi melingkari leher, lalu masukkan ke dalam kemeja atau baju
Biarkan bagian pendek yang tak tersentuh di luar kemeja atau baju

