4 Cara Masuk Safe Mode Windows 10 untuk Mengatasi Masalah Sistem

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laptop atau PC yang mengalami gangguan sistem memerlukan penanganan agar dapat kembali berfungsi dan tidak menghambat aktivitas pengguna. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan fitur Safe Mode pada Windows 10.
Melalui mode ini, perangkat hanya menjalankan komponen dasar sehingga pengguna dapat memeriksa gangguan sistem, menghapus malware, maupun memperbaiki driver bermasalah. Lalu, bagaimana cara masuk Safe Mode di Windows 10? Ikuti panduannya berikut.
Cara Masuk Safe Mode Windows 10
Menyadur laman resmi hp.com, Windows Safe Mode adalah mode diagnostik yang digunakan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki gangguan pada sistem operasi. Saat diaktifkan, Windows hanya menjalankan driver dan layanan penting, sedangkan aplikasi pihak ketiga dinonaktifkan agar tidak mengganggu proses perbaikan.
Penggunaan mode ini juga membuat tampilan layar berbeda dari biasanya, seperti resolusi yang lebih rendah dan munculnya tulisan Safe Mode di sudut layar. Berikut beberapa cara masuk Safe Mode Windows 10 yang perlu diketahui:
1. Melalui Pengaturan Windows
Jika Windows masih dapat diakses seperti biasa, pengguna bisa masuk ke Safe Mode melalui menu Settings. Berikut langkah-langkahnya:
Buka menu Settings pada komputer.
Pilih Update & Security.
Klik menu Recovery.
Pada bagian Advanced startup, tekan Restart now.
Setelah komputer menampilkan menu pemulihan, pilih Troubleshoot → Advanced options → Startup Settings → Restart.
Setelah komputer melakukan restart, tekan salah satu tombol berikut sesuai kebutuhan:
4 untuk masuk ke Safe Mode.
5 untuk masuk ke Safe Mode with Networking.
6 untuk masuk ke Safe Mode with Command Prompt.
2. Melalui Windows Recovery Environment
Apabila Windows mengalami kegagalan saat proses booting, komputer biasanya akan masuk secara otomatis ke Windows Recovery Environment (WinRE). Namun, jika menu tersebut tidak muncul, pengguna dapat memicunya secara manual dengan langkah berikut:
Nyalakan komputer.
Saat logo Windows mulai muncul dan proses pemuatan berlangsung, tekan dan tahan tombol daya hingga komputer mati.
Ulangi proses tersebut sebanyak tiga kali hingga Windows membuka menu pemulihan.
Setelah masuk ke Windows Recovery Environment, pilih Troubleshoot → Advanced options → Startup Settings → Restart.
Setelah komputer menyala kembali, pilih opsi Safe Mode yang tersedia.
3. Melalui System Configuration (msconfig)
Cara lainnya adalah menggunakan fitur System Configuration atau msconfig. Metode ini memungkinkan pengguna mengatur komputer agar selalu memulai Windows dalam Safe Mode sampai pengaturan tersebut diubah kembali. Berikut tahapannya:
Tekan kombinasi tombol Windows + R untuk membuka kotak dialog Run.
Ketik msconfig, kemudian tekan Enter.
Setelah jendela System Configuration terbuka, pilih tab Boot.
Beri tanda centang pada opsi Safe boot di bagian Boot options.
Tentukan jenis Safe Mode yang ingin digunakan.
Klik Apply, lalu pilih OK.
Ketika muncul pemberitahuan untuk memulai ulang komputer, tekan Restart agar perangkat langsung masuk ke Safe Mode.
4. Melalui Shift + Restart
Metode ini dapat digunakan ketika Windows tidak bisa diakses secara normal, tetapi pengguna masih dapat membuka menu Start. Berikut langkah-langkah untuk masuk ke Safe Mode:
Buka menu Start.
Tekan dan tahan tombol Shift pada keyboard.
Sambil menahan tombol Shift, klik Restart.
Setelah masuk ke Windows Recovery Environment, pilih Troubleshoot.
Klik Advanced options, lalu pilih Startup Settings.
Klik Restart dan pilih opsi Safe Mode sesuai kebutuhan.
Baca juga: 7 Cara Mengatasi WHEA Uncorrectable Error di Windows 10/11
(RK)
