Implementasi Program REKSA, Kanwil Ditjenpas DIY Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Ditjenpas DIY) menyelenggarakan Seminar Pembinaan Karakter Pegawai dalam program REKSA (Re-Deployment, Pemulihan, dan Konsolidasi Sumber Daya Aparatur), Kamis (5/11/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Semar Nawasena Kanwil Ditjenpas DIY.
Mengusung tema “Aparatur Sipil Negara Berkarakter: Penguatan Disiplin, Integritas, dan Internalisasi Etika Publik Menuju Tata Kelola Pemasyarakatan yang Akuntabel dan Berkelanjutan”, seminar ini menjadi salah satu upaya transformasi kultural dan penguatan kapasitas aparatur dalam mewujudkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas DIY, Kristiana Hambawani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan karakter merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang positif di lingkungan organisasi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pegawai dapat semakin memahami pentingnya disiplin, integritas, dan etika publik sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Karakter yang kuat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel,” ujar Kristiana.
Seminar ini menghadirkan Saepulloh, seorang Psikolog Klinis, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia membahas pentingnya penguatan karakter dan kesadaran diri bagi aparatur dalam menghadapi dinamika lingkungan kerja serta menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
Saepulloh turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bagi pegawai.
“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Saya berharap seminar ini dapat menjadi ruang bagi seluruh pegawai untuk mengenali potensi diri, membangun karakter positif, serta menginternalisasi nilai-nilai integritas dan etika dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja,” jelas Saepulloh.
Melalui seminar ini, pegawai diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkan nilai disiplin, integritas, dan etika publik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Penguatan karakter tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan budaya organisasi yang berorientasi pada pelayanan.
Melalui program REKSA, Kanwil Ditjenpas DIY terus berkomitmen melaksanakan pembinaan dan pemulihan sumber daya aparatur sebagai bagian dari transformasi organisasi. Dengan demikian, diharapkan terwujud pegawai Pemasyarakatan yang berkarakter, profesional, dan mampu mendukung tata kelola Pemasyarakatan yang akuntabel serta berkelanjutan.
