Konten dari Pengguna

KEPALA BIRO BMN PANTAU PEMANFAATAN LAHAN UNTUK KETAHANAN PANGAN

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kepala Biro BMN meninjau Pulau Nusakambangan (Humas Kemenimipas)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Biro BMN meninjau Pulau Nusakambangan (Humas Kemenimipas)

Kepala Biro Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jayanta Surbakti, melaksanakan kunjungan kerja dan pemantauan aset Kemenimipas di Pulau Nusakambangan pada Selasa, 29 Oktober 2025. Kunjungan ini secara spesifik berfokus pada optimalisasi pemanfaatan lahan Barang Milik Negara untuk mendukung program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan-lahan idle sekaligus memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan Ditjenpas, Ceno Hersusetiokartiko, dan Inspektur Wilayah IV Inspektorat Jenderal, Endang Lintang Hardiman. Kunjungan sinergis dari unsur Kesekjenan, Itjen, dan Ditjenpas bertujuan untuk melihat langsung pemanfaatan lahan idle BMN yang dikombinasikan dengan berbagai program produktif yang dijalankan di Nusakambangan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian WBP dan dukungan terhadap ketahanan pangan. Selain unsur Kemenimipas, hadir pula perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Cilacap untuk memonitor perkembangan pembukaan jalan oleh Kementerian PU di Nusakambangan, yang juga bertujuan membuka akses ke area terisolir agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan.

Jayanta Surbakti menyampaikan bahwa Nusakambangan merupakan proyek percontohan atau pilot project terkait optimalisasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), khususnya pemanfaatan lahan tidur di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini dinilai strategis karena hasilnya akan menjadi masukan penting dalam penyusunan kebijakan pemanfaatan lahan-lahan idle di lingkungan Kemenimipas. Dengan demikian, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenimipas lainnya dapat meniru model pemanfaatan BMN ini, baik melalui penggunaan secara mandiri maupun melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan pihak mitra.

Selama di Nusakambangan, rombongan meninjau langsung beberapa program pemanfaatan lahan yang tengah berjalan. Program-program tersebut meliputi:

• Peternakan Sapi PAT Farm Nusakambangan

• Budidaya Udang Vaname Pasir Putih Nusakambangan

• Peternakan Domba Garut di Lapas Kelas IIA Kembang Kuning Nusakambangan

Rombongan juga memantau berbagai usaha yang dikelola di Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan, yang mencakup Peternakan Bebek Petelur, Peternakan Ayam Petelur, Pertanian Padi, dan Budidaya Ikan.

Untuk mendukung akuntabilitas dan kemudahan akses, Jayanta Surbakti selaku Kepala Biro Barang Milik Negara juga tengah mengembangkan aplikasi "STAR BMN" yang akan difungsikan sebagai alat monitoring, pegawasan dan pengendalian penggunaan BMN secara digital.

Pada kesempatan tersebut, Jayanta Surbakti menyampaikan pentingnya sinergi antarunit Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), serta dengan Kementerian/Lembaga terkait maupun Pemerintah Daerah (Pemda), guna memastikan aset Barang Milik Negara (BMN) Kemenimipas dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk mendukung fungsi utama, tetapi juga program prioritas pemerintah seperti ketahanan pangan.