DWP Rutan Barru Gelar Pertemuan Rutin dan Edukasi Kesehatan

Portal/blog ini dikelola oleh Tim Hubungan Masyarakat Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Barru sebagai wadah publikasi resmi dan jembatan informasi kepada masyarakat umum.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari RUTAN KELAS IIB BARRU tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Barru – Dharma Wanita Persatuan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Barru menggelar pertemuan rutin dan arisan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Aula Sipakalebbi Rutan Kelas IIB Barru. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Barru, Emmy Hardiman, bersama anggota Dharma Wanita Persatuan sebagai upaya mempererat silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, serta membangun kebersamaan di antara anggota.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan. Selanjutnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Barru menyampaikan sambutan sebelum kegiatan berlanjut pada agenda penyuluhan kesehatan dan keterampilan.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan kali ini adalah penyuluhan mengenai swamedikasi dan resistensi obat yang disampaikan oleh Hasriani As'ad selaku apoteker. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada anggota mengenai penggunaan obat secara mandiri dengan tepat, termasuk pentingnya memperhatikan aturan pakai, dosis, serta risiko penggunaan obat yang tidak sesuai anjuran. Melalui penyuluhan ini, anggota diharapkan semakin memahami pentingnya penggunaan obat secara bijak dan mengetahui bahwa penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat berkontribusi terhadap resistensi antimikroba.
Selain penyuluhan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan praktik pembuatan puding berbahan dasar daun kelor yang dipandu oleh peserta magang. Agenda ini menjadi kesempatan bagi anggota untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan pangan yang mudah dijumpai menjadi sajian yang menarik. Kegiatan praktik tersebut sekaligus memberikan alternatif pemanfaatan daun kelor dalam pengolahan makanan sehari-hari.
Setelah rangkaian penyuluhan dan praktik selesai, acara dilanjutkan dengan arisan, pembagian doorprize, serta lotre yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Berbagai agenda tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pertemuan rutin, tetapi juga memberikan ruang bagi anggota untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan mempererat hubungan antarsesama.
Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Rutan Kelas IIB Barru ini merupakan salah satu sarana untuk menjaga komunikasi dan kekompakan organisasi. Melalui kegiatan yang memadukan silaturahmi, edukasi kesehatan, dan pengembangan keterampilan, diharapkan setiap anggota dapat memperoleh manfaat sekaligus memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung kebersamaan di lingkungan Rutan Barru.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Semangat serta partisipasi aktif para anggota menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan organisasi. Ke depan, pertemuan rutin diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan agenda yang bermanfaat, sehingga suasana kekeluargaan, keakraban, dan kekompakan di antara anggota Dharma Wanita Persatuan Rutan Kelas IIB Barru dapat terus terjaga dan ditingkatkan.
