Pengaruh Pemberian ASI Terhadap Kenaikan Berat Bayi dengan Berat Lahir Rendah
Kumpulan artikel yang membahas seputar gizi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berat bayi yang lahir di bawah standar sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Pemberian ASI diyakini berperan besar dalam mendukung pertumbuhan bayi, terutama untuk bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Artikel ini membahas bagaimana pemberian ASI berpengaruh terhadap kenaikan berat badan bayi BBLR.
Pengertian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
Menurut Juriyah dkk dalam Hubungan Pemberian ASI dengan Kenaikan Berat Badan pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Ruang NICU RSUD Dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo, bayi dikatakan mengalami berat badan lahir rendah jika bobotnya kurang dari 2.500 gram saat lahir. Kondisi ini menandakan bahwa bayi belum mencapai berat ideal untuk usia kandungannya. Faktor-faktor yang memicu BBLR bisa berasal dari ibu seperti gangguan kehamilan, stres, ataupun faktor lingkungan selama masa kehamilan.
Definisi BBLR
BBLR merupakan kondisi ketika bayi lahir dengan berat di bawah standar minimum yang telah ditetapkan secara medis. Kondisi ini membuat tubuh bayi lebih rentan terhadap infeksi dan gangguan perkembangan.
Faktor Risiko BBLR
Beberapa penyebab utama bayi lahir dengan berat rendah di antaranya adalah kelahiran prematur, gizi ibu saat hamil kurang mencukupi, serta adanya komplikasi selama kehamilan. Lingkungan yang kurang mendukung dan gaya hidup ibu juga dapat memengaruhi berat lahir bayi.
Pentingnya ASI untuk Bayi BBLR
ASI menyediakan nutrisi lengkap sekaligus perlindungan bagi bayi yang beratnya di bawah normal. Setiap tetes ASI mengandung zat gizi penting yang dibutuhkan untuk perkembangan sistem imun dan tumbuh kembang bayi.
Kandungan Nutrisi ASI
ASI mengandung protein, lemak, vitamin, mineral, serta zat antibodi yang sangat dibutuhkan bayi BBLR. Nutrien tersebut mudah dicerna dan sangat membantu proses kenaikan berat badan bayi secara bertahap.
Manfaat ASI bagi Pertumbuhan Bayi BBLR
Selain mempercepat pertumbuhan dan kenaikan berat badan, ASI memperkuat daya tahan tubuh bayi dan menurunkan risiko infeksi. ASI mendorong pemulihan bayi dengan berat lahir rendah agar tumbuh optimal.
Hubungan Pemberian ASI dan Kenaikan Berat Badan pada Bayi BBLR
Berdasarkan temuan Juriyah dkk, pemberian ASI secara rutin dan optimal terbukti punya dampak positif pada pertambahan berat bayi BBLR. Kenaikan berat badan terlihat lebih stabil dan signifikan pada bayi yang menerima ASI dibandingkan yang tidak.
Penelitian Juriyah dkk menjelaskan bahwa pemberian ASI membantu bayi BBLR bertambah berat secara konsisten karena nutrisinya mudah diserap dan sesuai kebutuhan bayi. Dengan rutinitas pemberian ASI yang terjaga, berat badan bayi BBLR umumnya mengalami peningkatan yang baik.
Rekomendasi Pemberian ASI untuk Bayi BBLR
Memberikan ASI pada bayi BBLR memang butuh perhatian khusus. Proses menyusui dapat dilakukan langsung dari ibu atau menggunakan alat bantu untuk menjaga asupan tetap optimal.
Cara Memberikan ASI pada Bayi BBLR
Beberapa cara yang lazim digunakan meliputi menyusui langsung bila kondisi bayi memungkinkan, atau memberikan ASI perah secara perlahan menggunakan sendok atau pipet. Pemberian ASI dilakukan sedikit demi sedikit namun sering untuk mengurangi risiko kelelahan pada bayi.
Tips Menjaga Kenaikan Berat Badan Bayi BBLR
Orang tua dianjurkan lebih sering memberikan ASI, memantau berat badan secara rutin, sampai berkonsultasi ke dokter jika ada hambatan. Konsistensi serta kesabaran jadi kunci dalam mendukung pertumbuhan bayi BBLR.
Kesimpulan
Pengaruh pemberian ASI terhadap kenaikan berat badan bayi dengan berat lahir rendah begitu besar, terutama dalam mendukung tumbuh kembang dan daya tahan tubuh. ASI terbukti menjadi pilihan terbaik untuk bayi BBLR karena kandungan nutrisinya yang mudah diserap dan aman. Dengan strategi pemberian yang tepat, kenaikan berat badan bayi pun dapat terjaga secara optimal.
(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)