Cara Cek Aki Mobil Secara Mandiri
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu komponen kendaraan yang wajib dilakukan pengecekan yaitu aki. Mungkin komponen ini dianggap sepele namun memiliki fungsi yang cukup penting dalam pengoperasian kendaraan.
Fungsi dari aki adalah sebagai sumber utama kelistrikan yang ada pada sistem kendaraan. Daya listrik yang dihasilkan kemudian dialirkan melalui kabel yang terhubung dan diantarkan ke komponen lainnya. Fungsi lain dari aki misalnya pada mobil yaitu untuk menghidupkan AC, menyalakan perangkat audio, klakson, lampu, dan beberapa fitur lainnya.
Rusaknya pada aki biasanya ditandai dengan kendaraan yang tiba-tiba mati atau mogok, sulit menyalakan mesin kendaraan, dan beberapa komponen yang terhubung dengan aki akan terasa lemah. Hal ini bisa mengganggu perjalanan Anda dengan performa kendaraan yang tidak maksimal.
Cara Cek Aki Mobil
Cara Cek Aki Mobil
Cara melakukan pengecekan aki kendaraan khususnya untuk mobil bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Dilansir dari Mitsubishi Indonesia, berikut cara cek kondisi aki mobil.
1. Kenali Jenis Aki
Pada merek tertentu ada yang memakai warna dan ada yang memakai simbol untuk pengecekannya. Pada tipe aki basah, mengecek kondisi aki bisa diperhatikan pada batas atas dan bawah cairan elektrolit. Apabila batas cairan mendekati batas bawah berarti harus ditambah. Pada tipe aki kering (maintenance free), umumnya terdapat indikator warna kemampuan aki. Warna biru bertanda masih normal, putih butuh tambah setrum, dan merah wajib ganti.
2. Gunakan Alat Tester
Selanjutnya Anda bisa menggunakan alat tester aki untuk melihat voltase normal aki. Dalam keadaan mesin mati, normalnya voltase aki 12,45 volt dan saat mesin menyala voltase normal jadi 13-14 Volt. Apabila aki kekurangan atau kelebihan voltase normal berarti aki tersebut tidak baik atau bermasalah.
3. Cek Kondisi Air Aki
Aki yang bermasalah juga bisa dilihat dari air aki yang keruh. Hal tersebut, karena kotoran-kotoran yang menumpuk sekian lama dan bisa dilihat saat membuka aki. Tidak hanya warna air aki yang keruh, tapi juga sel-sel yang ada di dalamnya bengkok dan ada warna putihnya.
4. Periksa Performa Fitur Kendaraan
Selain langsung mengecek pada aki, Anda juga bisa memperkirakan kondisi aki mulai rusak dari mengamati kondisi fitur kendaraan. Misalnya, ketika lampu-lampu mulai meredup atau proses menyalakan mesin berjalan lambat, itu bisa jadi tanda aki mulai rusak.
5. Cek Starter Kendaraan
Komponen yang paling banyak menggunakan energi aki paling besar adalah starter. Jika saat menyalakan mesin sudah tersendat, tandanya starter tidak mendapatkan cukup energi untuk melakukan kinerjanya, itu bisa berarti aki soak.
Itulah beberapa cara mudah untuk melakukan pengecekan pada aki kendaraan agar menghindari kerusakan pada komponen tersebut.
(FOV)

