Cara Melakukan Rotasi Ban yang Tepat agar Kendaraan Terawat
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rotasi ban adalah proses memindahkan ban kendaraan dari satu posisi ke posisi lain. Kegiatan ini bertujuan agar keausan ban tidak hanya di satu sisi saja tetapi merata.
Dikutip dari laman Brigestone Tire, melakukan rotasi ban secara teratur dapat memperpanjang umur ban, meningkatkan performa kendaraan, dan meningkatkan keamanan berkendara.
Lantas, bagaimana cara melakukan rotasi ban? Simak uraian di bawah ini untuk mengetahui langkah demi langkah dalam melakukan rotasi ban dengan tepat.
Cara Melakukan Rotasi Ban yang Tepat
Mengutip situs Michellin Tires, berikut cara melakukan rotasi ban yang tepat sebagai bentuk perawatan ban kendaraan.
1. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai rotasi ban, pastikan Anda memiliki peralatan yang diperlukan, seperti:
Dongkrak mobil
Kunci roda
Penyangga (jack stand)
Sarung tangan kerja
Buku manual kendaraan (untuk panduan spesifik kendaraan)
2. Parkirkan Kendaraan di Tempat Datar
Parkirkan kendaraan di permukaan yang datar dan keras. Aktifkan rem tangan untuk mencegah kendaraan bergerak saat Anda bekerja.
3. Longgarkan Baut Roda
Sebelum mengangkat kendaraan dengan dongkrak, longgarkan baut roda pada semua ban. Jangan lepaskan baut sepenuhnya, melainkan cukup longgarkan agar lebih mudah dilepas saat roda terangkat.
4. Angkat Kendaraan dengan Dongkrak
Gunakan dongkrak untuk mengangkat satu sisi kendaraan hingga ban terangkat dari tanah. Letakkan penyangga di bawah kendaraan untuk keamanan tambahan. Ulangi proses ini untuk sisi lain kendaraan jika diperlukan.
5. Lepaskan Roda
Lepaskan baut roda sepenuhnya dan keluarkan roda dari kendaraan. Letakkan roda di tempat yang aman dan hindari menggores atau merusaknya.
6. Rotasi Ban Sesuai Pola yang Disarankan
Rotasi ban harus mengikuti pola yang disarankan untuk jenis penggerak kendaraan Anda. Berikut pola rotasi ban berdasarkan sistem penggerak kendaraan.
Pola Rotasi untuk Kendaraan Penggerak Depan (FWD)
Pindahkan ban depan ke posisi belakang di sisi yang sama (kanan depan ke kanan belakang, kiri depan ke kiri belakang).
Pindahkan ban belakang ke posisi depan dengan menyilang (kanan belakang ke kiri depan, kiri belakang ke kanan depan).
Pola Rotasi untuk Kendaraan Penggerak Belakang (RWD) atau Penggerak Empat Roda (4WD)
Pindahkan ban belakang ke posisi depan di sisi yang sama (kanan belakang ke kanan depan, kiri belakang ke kiri depan).
Pindahkan ban depan ke posisi belakang dengan menyilang (kanan depan ke kiri belakang, kiri depan ke kanan belakang).
7. Pasang Kembali Roda
Pasang roda kembali ke posisi baru dan kencangkan baut roda dengan tangan terlebih dahulu. Pastikan roda terpasang dengan benar dan tidak miring.
8. Turunkan Kendaraan dan Kencangkan Baut Roda
Gunakan dongkrak untuk menurunkan kendaraan ke tanah. Setelah kendaraan berada di tanah, gunakan kunci roda untuk mengencangkan baut roda secara berurutan dalam pola bintang (criss-cross) untuk memastikan pengencangan merata.
9. Periksa Tekanan Ban
Setelah rotasi selesai, periksa tekanan udara pada setiap ban dan sesuaikan sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan. Tekanan ban yang tepat penting untuk menjaga performa dan keamanan berkendara.
10. Catat Jadwal Rotasi Ban
Catat tanggal dan jarak tempuh saat Anda melakukan rotasi ban. Idealnya, rotasi ban dilakukan setiap 5.000 hingga 8.000 kilometer atau sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan.
(NDA)

