4 Bahasa Tubuh ketika Berbohong yang Dapat Terlihat dan Terdengar

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa tubuh bagian komunikasi yang membuat pesan menjadi lebih utuh. Bahasa tubuh bahkan dapat membuat seseorang mengetahui bahwa lawan bicaranya sedang jujur atau berbohong. Bahasa tubuh ketika berbohong memiliki tanda yang khas.
Namun, beberapa orang kerap sulit mengetahui kebohongan lawan bicara karena tanda yang kompleks. Secara umum, orang yang sedang berbohong dapat menunjukkan isyarat tersendiri pada mata, suara, atau gerak bibir.
4 Bahasa Tubuh ketika Berbohong yang Mudah Diketahui
Bahasa tubuh merupakan bentuk komunikasi nonverbal yang turut memberi kontribusi dalam penyampaian dan penerimaan pesan. Bahasa tubuh dapat memiliki peran untuk melengkapi isi pesan verbal.
Salah satu contoh adalah mengetahui pesan dari lawan bicara merupakan kejujuran atau kebohongan. Bahasa tubuh ketika berbohong umumnya menunjukkan keadaan yang khas. Berikut ini adalah empat tanda kebohongan yang terlihat dan terdengar.
1. Kontak Mata yang Tampak Menghindar
Dikutip dari buku Mendeteksi Kebohongan dengan Gesture dan Mikroekspresi, Astuti (2018: 131), orang yang sedang berbohong biasanya akan menghindari kontak mata. Tindakan tersebut terjadi secara naluriah alias tidak disengaja oleh orang yang berbohong.
2. Menelan Ludah
Dikutip dari buku Deteksi Kejujuran dan Kebohongan dari Ekspresi Wajah, Susilo (2020: 100), orang yang sedang berbohong menelan ludah sangat sering dan berlebihan. Tindakan tersebut terjadi secara lebih sering daripada menelan ludah dalam keadaan normal (tidak berbohong).
3. Perubahan Intonasi
Orang yang berbohong juga akan mengalami perubahan intonasi atau nada suara. Mengutip dari buku yang sama karya Susilo (2020: 99), nada suara orang yang suka berbohong agak terbata-bata dan gugup.
4. Senyuman
Orang yang berbohong cenderung tidak dapat tersenyum karena sulit tersenyum. Kebohongan dapat menunjukkan senyuman palsu yang khas, yakni senyuman terjadi secara cepat, berlangsung lama daripada senyuman tulus, dan tidak tampak pada sorot mata.
Baca juga: 7 Bahasa Tubuh Cowok Suka sama Kita yang Jarang Diketahui
Empat tanda di atas dapat menunjukkan bahasa tubuh ketika berbohong, tapi tidak secara mutlak. Manusia bisa saja mengalami perubahan intonasi, kontak mata, atau tanda lain karena gugup atau takut. Jadi, menyimpulkan kebohongan adalah hal yang kompleks. (AA)
