Konten dari Pengguna

Penyebab Halusinasi Muncul dan Pengobatannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab halusinasi muncul. Sumber: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab halusinasi muncul. Sumber: pexels

Halusinasi bisa terjadi pada manusia, seperti halusinasi penglihatan, pembau, hingga pendengaran. Penyebab halusinasi muncul sangat beragam. Jika halusinasi menyerang seseorang, segera konsultasikan ke ahlinya agar mendapatkan pengobatan yang tepat.

Simak penyebab dan pengobatan halusinasi di pembahasan berikut!

Penyebab Halusinasi Muncul

Ilustrasi penyebab halusinasi muncul. Sumber: pexels

Drs. Sunaryo, M. Kes. dalam buku berjudul Psikologi untuk Keperawatan menjelaskan bahwa halusinasi merupakan suatu persepsi tanpa adanya rangsang apa pun pada panca indra seseorang, yang terjadi kemungkinan berdasarkan fungsional, organik, histerik, dan psikotis.

Secara sederhana, arti dari halusinasi adalah pengamatan palsu. Seseorang bisa mengalami halusinasi karena beberapa penyebab berikut:

  1. Gangguan kejiwaan pada seseorang. Contohnya penderita demensia, skizofrenia, serta depresi berat.

  2. Mengonsumsi obat-obatan terlarang. Contohnya amfetamin, kokain, serta heroin.

  3. Gangguan pada syaraf dan otak. Contohnya penderita penyakit migrain dengan aura, parkinson, stroke, delirium, alzheimer, dan epilepsi.

  4. Cedera berat pada bagian kepala.

  5. Kecanduan minum-minuman keras beralkohol.

  6. Demam yang terjadi pada seseorang, utamanya lansia atau anak-anak.

  7. Munculnya gangguan elektrolit, contohnya hipomagnesemia dan hiponatremia.

  8. Gangguan tidur yang dialami seseorang, seperti narkolepsi.

  9. Kelainan yang terjadi akibat asam basa tubuh.

  10. Mengonsumsi obat-obatan untuk menyembuhkan suatu penyakit.

Cara Pengobatan Halusinasi

Cara pengobatan halusinasi yang sederhana dan mudah adalah:

1. Melakukan Terapi Perilaku Kognitif

Halusinasi yang muncul akibat penyakit mental harus ditangani lewat terapi. Terapis akan membantu dan memberikan cara terbaik agar penderita lebih memahami kondisi yang terjadi. Terapis juga akan mengatur strategi penanganan kondisi tersebut dengan tepat.

2. Mengonsumsi Obat-obatan

Halusinasi dapat diobati dengan mengonsumsi obat-obatan khusus. Konsumsi obat-obatan ini harus sesuai anjuran dokter.

3. Melakukan Tindakan Lanjutan

Jika munculnya halusinasi akibat penyakit berbahaya, misalnya tumor otak, maka dokter akan menanganinya dengan melakukan prosedur operasi pisau gamma, radiasi, dan bedah.

Contoh Halusinasi

Inilah beberapa contoh halusinasi yang muncul pada diri seseorang, yaitu:

  1. Halusinasi penglihatan, seperti melihat bayangan yang bentuknya orang.

  2. Halusinasi pendengaran, seperti mendengar ada bisikan supaya seseorang membakar rumahnya sendiri.

  3. Halusinasi pembau, seperti membau wangi meski di sekitarnya tidak ada sumber bau wangi.

  4. Halusinasi sentuhan, seperti merasa disentuh sesuatu, padahal tidak ada yang menyentuh.

  5. Halusinasi pengecap, seperti lidah merasakan ada rasa asin, padahal tidak ada garam yang termakan.

Demikianlah penjelasan tentang penyebab halusinasi muncul, pengobatan, dan contohnya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (eK)